Sekda Kabupaten Kupang Hadiri Launching Program Desa Binaan dan Pelepasan Mahasiswa Unwira Tahun Akademik 2025/2026
KABUPATEN KUPANG, Proklamator.com-- Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius S.J. Sanam, menghadiri Launching Program Desa Binaan dan Pelepasan Mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang Tahun Akademik 2025/2026, yang berlangsung di Auditorium Santo Paulus, Gedung Rektorat Lantai IV Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Desa Penfui Timur, Kec.Kupang Tengah, Jumat (10/7/26). Mewakili Pemerintah Kabupaten Kupang, Sekda Mateldius S.J. Sanam, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Katolik Widya Mandira yang terus menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, Program Desa Binaan merupakan wujud nyata tanggung jawab moral dan intelektual perguruan tinggi untuk hadir di tengah masyarakat dengan menawarkan solusi berbasis ilmu pengetahuan serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
" Program Desa Binaan bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi menjadi ruang kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju dan berkelanjutan," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang terus berkomitmen melaksanakan pembangunan melalui Delapan Asa Kabupaten Kupang, yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penanggulangan kemiskinan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Dalam konteks tersebut, kehadiran mahasiswa di desa dinilai memiliki nilai strategis karena tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi proses pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa untuk memahami realitas sosial, mengembangkan kepemimpinan, memperkuat empati, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat.
Sekda juga berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, menghormati budaya dan kearifan lokal, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Hadirlah bukan sebagai orang yang merasa paling tahu, melainkan sebagai sahabat yang siap belajar, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat," pesannya.
Selain itu, Sekda mengajak seluruh pemerintah desa yang menjadi lokasi Program Desa Binaan untuk memberikan dukungan penuh kepada para mahasiswa sehingga tercipta kemitraan yang harmonis dan berdampak positif bagi pembangunan desa.
Sementara itu, Rektor Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, P. Dr. Stefanus Lio, SVD., S.Fil., M.A., menegaskan bahwa Program KKN Desa Binaan merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus wujud komitmen universitas dalam mendukung kebijakan nasional "Kampus Berdampak.
" Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik maupun publikasi ilmiah, tetapi juga dari sejauh mana kehadirannya mampu menciptakan perubahan positif, memberdayakan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, serta membangun kemandirian desa secara berkelanjutan.
Ia mengingatkan para mahasiswa agar menjadi pembawa solusi bagi masyarakat serta menjaga nama baik Universitas Katolik Widya Mandira selama menjalankan pengabdian di Desa Nekmese, Kecamatan Amarasi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Yanti Paula Bria, menjelaskan bahwa Program Desa Binaan akan dilaksanakan selama satu bulan, mulai 10 Juli hingga 10 Agustus 2026, dengan melibatkan 78 mahasiswa dari 11 program studi dan 6 fakultas.
" Program ini akan dilaksanakan di Desa Nekmese melalui enam kelompok mahasiswa yang tersebar di lima dusun dengan fokus pada berbagai program prioritas, antara lain pencegahan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, pelestarian budaya lokal, peningkatan literasi, pengelolaan air bersih, pengembangan UMKM, pemberdayaan peternakan, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Pelaksanaan program tersebut didukung berbagai mitra, di antaranya Solar Chapter Indonesia, Buku Bagi NTT, Media Cakrawala NTT, HIPMI Kota Kupang, AVA Farm, serta Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bapperida PROV.NTT yang diwakili Dr. Deselina Kaleka, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Nere S.Lede, Camat Amarasi Selatan Arselinda Langkameng, Kepala Desa Nekmese,Para Wakil Rektor, Para Dosen Pendamping dan Para Mahasiswa.
