Anggota DPRD Kota Kupang " Benyamin Moses Mandala" Reses di Kelapa Lima Fokus Ke Infrastruktur Untuk Kebutuhan Warga

KOTA KUPANG, Proklamator.com-- Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Kupang, Benyamin Moses Mandala, melaksanakan reses tahap II masa sidang 2025/2026 di Kelurahan Kelapa Lima, Sabtu (21/02/26).

" Denaga adanya Kegiatan ini menjadi satu fator untuk  ruang resmi penyerapan aspirasi warga yang menyoroti kebutuhan mendesak di tingkat lingkungan.

Dalama reses tersebut dihadiri para tokoh masyarakat dan perangkat wilayah setempat, di antaranya Ketua RW 10 Bernat Koelima, Ketua RT 23 Yanto Tobe, serta Ketua RT 22 Roni Tahitu. Aspirasi yang disampaikan mencerminkan persoalan sehari-hari warga yang membutuhkan perhatian konkret pemerintah daerah.

Moses, memang ada masalah yaitunseperti penerangan jalan menjadi sorotan utama. Warga RT 22 dan RT 23 meminta penambahan lampu jalan masing-masing tujuh titik guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan, terutama pada malam hari.

Selain itu, warga mengusulkan penyediaan fasilitas WiFi di gedung Posyandu. Gedung tersebut direncanakan akan diperlebar dan dimanfaatkan sebagai ruang belajar bersama bagi anak-anak dan remaja, sehingga membutuhkan dukungan sarana penunjang pendidikan.

Tambahnya dengan persoalan lingkungan juga mencuat melalui keluhan terkait lubang peresapan air. Saat musim hujan, air kerap tergenang di sejumlah titik karena minimnya sistem resapan, yang berdampak pada aktivitas warga dan kondisi permukiman.

Menanggapi aspirasi tersebut, anggota DPRD Kota ini, menyatakan bahwa komitmennya untuk memperjuangkan seluruh usulan warga melalui mekanisme penganggaran dan koordinasi lintas perangkat daerah.

" Ia menilai kebutuhan yang disampaikan bersifat mendasar dan menyentuh langsung kualitas hidup masyarakat.

Untuk lampu jalan,Ia memastikan akan mendorong penambahan titik penerangan sesuai kebutuhan riil di lapangan. Menurutnya, penerangan lingkungan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga menyangkut rasa aman warga," ujarnya.

Terkait WiFi Posyandu, ia menyambut positif gagasan pemanfaatan gedung sebagai ruang belajar. Mandala menilai langkah tersebut sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini dan akan dikawal agar mendapat dukungan teknis yang memadai," ungkap Moses.

" Sementara itu, persoalan lubang peresapan akan diperjuangkan melalui program penataan drainase dan lingkungan. Ia menekankan pentingnya solusi yang berkelanjutan agar genangan air tidak terus berulang setiap musim hujan," tegsanya.
















BACA JUGA :