Di HUT Ke-17 Perumda Air Minum Kota Kupang, Wali Kota Kupang Berpesan Tetap Majju dan Terus Melayani Warga Kota Kupang
KOTA KUPANG, Proklamator.com-- Dalam Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-17 Perumda Air Minum Kota Kupang yang jatuh pada 3 April 2026, dibuat pada hari ini kamis 16 April 2026, dihadiri langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang bersama AS Il, Staf Ahli, DPR Provinsi NTT juga mantan pimpinan Dirut Perumda air minum Kota Kupang dan para pimpinan OPD Pemkot Kupang.Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Perumda Air Minum Kota Kupang yang digelar di halaman kantor Perumda Air Minum Kota Kupang pada, Kamis pagi (16/4/26).
Debgan Kegiatan ini mengusung tema yang selama 17 Tahun dan mengalirkan harapan dengan subtema Wujudkan Harapan melalui Proses Kilat Sambungan Baru.
Sejumlah agenda digelar dalam kegiatan tersebut, di antaranya penyerahan simbolis 17 sambungan rumah (SR) gratis, peresmian Forum Pelanggan, penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) pengelolaan air bersih dari pengembang kepada Perumda, peluncuran program berbagi air gratis, pemberian apresiasi kepada pelanggan dan pelaku UMKM, serta kegiatan donor darah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa Perumda Air Minum harus menjadi institusi yang bekerja nyata, bukan sekadar simbol.
Perumdam ini bukan untuk gagah-gagahan, tetapi untuk menjawab berbagai persoalan air bersih di Kota Kupang,” ujarnya.
Menurut dr.Christian Widodo, perayaan ulang tahun tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Dengan Program sosial seperti sambungan rumah gratis dinilai sebagai langkah konkret dalam menjawab kebutuhan warga.
Lanjut, Wali Kota dr. Christian Widodo mengungkapkan bahwa pelayanan air bersih merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan. Air, tidak pernah memilih kepada siapa ia mengalir, sehingga pelayanan publik pun harus dilakukan secara adil, merata, dan tanpa diskriminasi.
Ia juga mengingatkan bahwa tugas Perumdam Kota Kupang belum selesai selama masih ada masyarakat yang kesulitan mengakses air bersih," ujarnya.
" Kita tidak hanya memastikan air mengalir, tetapi juga menjamin keadilan, kualitas, dan kepastian pelayanan,” kata dr.Christian Widodo.
Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, dalam sambutanya ia menjelaskan bahwa, selama 17 tahun, pihaknya terus berupaya menghadirkan layanan air yang menjangkau hingga ke rumah-rumah warga.
Saat ini, Perumdam melayani sekitar 17.500 pelanggan atau sekitar 20 persen penduduk Kota Kupang. Secara keseluruhan, cakupan layanan air di kota tersebut mencapai sekitar 30 persen jika digabung dengan operator lain.
" Berdasarkan survei enam bulan terakhir yang dirilis awal April 2026, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Perumda mencapai skor 82 dengan kategori baik. Meski demikian, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan, seperti pengelolaan pengaduan, kompetensi sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana.
Perumda Air Minum Kota Kupang sendiri didirikan melalui Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2005 dan mulai beroperasi pada 3 April 2009. Status hukumnya berubah dari PDAM menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) pada 2021.
Ketua panitia kegiatan, Marianus R. Seran, mengatakan peringatan HUT ke-17 ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara Perumdam, pelanggan, mitra kerja, dan Pemerintah Kota Kupang, sekaligus meningkatkan kepedulian sosial serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan," jelasnya.

