Dari Pembinaan Anak Hingga Pelestarian Budaya, Serena Francis Dukung Gerakan Nyata Forum Pemuda Kisar Untuk Kota Kupang


KOTA KUPANG, Proklamator.com-- Kiprah Forum Pemuda Kisar NTT yang konsisten bergerak di bidang sosial, kesehatan, pembinaan generasi muda, dan pelestarian budaya mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc.  Menurutnya, gerakan yang dibangun forum tersebut menjadi contoh nyata bagaimana komunitas pemuda dapat hadir sebagai agen perubahan sekaligus penjaga nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota saat menerima audiensi Forum Pemuda Kisar NTT di ruang kerjanya, Selasa (2/6/26).

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, membahas sejumlah program strategis yang akan dijalankan forum sepanjang tahun 2026. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pembina Forum Pemuda Kisar NTT, Oyang Petrusz beserta jajaran pengurus. Turut mendampingi Wakil Wali Kota, Kabag Kerja Sama Setda Kota Kupang, Plt. Kabag Umum Setda Kota Kupang serta perwakilan dari Kesbangpol Kota Kupang.

Wakil Wali Kota memberikan apresiasi khusus terhadap rencana kunjungan dan pembinaan ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Juni mendatang. Menurutnya, perhatian kepada anak-anak yang sedang menjalani pembinaan merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat dibutuhkan untuk membantu mereka membangun kembali harapan dan masa depan.

Kegiatan seperti ini sangat positif. Anak-anak yang sedang menjalani pembinaan membutuhkan perhatian dan dukungan dari kita semua. Kehadiran organisasi masyarakat yang mau mendampingi mereka merupakan bentuk kepedulian yang patut diapresiasi," ujar Serena.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kupang siap mendukung dan memfasilitasi berbagai kebutuhan administratif yang diperlukan agar kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan.

Lebih jauh, Serena menilai program-program yang dirancang Forum Pemuda Kisar tidak hanya menyentuh aspek sosial, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pembangunan kualitas hidup masyarakat.

Mulai dari pengobatan gratis, sosialisasi HIV/AIDS, kegiatan kerohanian, hingga pembinaan generasi muda dinilai sejalan dengan agenda pembangunan Kota Kupang yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan warga.

" Kami mendukung penuh kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan Forum Pemuda Kisar. Semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan pelestarian budaya seperti ini perlu terus dirawat karena menjadi kekuatan penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berdaya," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Pemuda Kisar, Yeri Frans menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya sedang menyiapkan sejumlah agenda besar yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan.

Selain kegiatan sosial dan kesehatan, forum juga akan menggelar kegiatan tahunan bertajuk “Kisar Baku Dapa” pada Desember mendatang, bertepatan dengan peringatan hari jadi organisasi.

Menurut Yeri, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi warga Kisar di perantauan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat identitas budaya serta memperkenalkan warisan leluhur kepada generasi muda.

" Kami ingin forum ini menjadi wadah yang terus hadir bagi masyarakat, terutama dalam kegiatan sosial, kerohanian, dan pelestarian budaya Kisar.

Program-program ini kami rancang secara berkelanjutan dan diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat," ungkapnya.

Dalam audiensi tersebut, Forum Pemuda Kisar juga menyampaikan komitmennya untuk menjaga eksistensi budaya Kisar melalui berbagai pertunjukan seni dan budaya yang akan ditampilkan pada kegiatan "Kisar Baku Dapa.

" Langkah ini dinilai penting untuk memastikan nilai-nilai budaya tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda yang lahir dan besar di Kota Kupang.

Selain membahas program kerja, forum juga menyampaikan perkembangan proses legalitas organisasi yang tengah dipersiapkan guna memperkuat legitimasi dan kapasitas kelembagaan dalam menjalankan berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Audiensi ditutup dengan doa bersama dipimpin oleh Pdt. Ester Tilukai, sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi masyarakat.


BACA JUGA :