Atasi Kelangkaan Tenaga Medis, Undana dan Pemda Sikka Jejaki Kerja Sama Dokter Spesialis


KOTA KUPANG, Proklamator.com– Universitas Nusa Cendana (Undana) melalui Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS) memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi kesehatan di Nusa Tenggara Timur.

Hal ini ditandai dengan audiensi strategis bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sikka di Kupang, Selasa (19/5/26), guna membahas kolaborasi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya pada program pendidikan dokter spesialis.

Langkah ini menjadi jawaban atas tantangan krusial penyediaan tenaga medis ahli di daerah. Undana menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan akademik penuh melalui penyusunan kurikulum dan pengembangan program studi yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sikka.

Kesiapan Akademik dan Seleksi Ketat

Kepala BPKS Undana, Yefri C. Adoe, S.E., M.AP., mengungkapkan bahwa Undana telah merampungkan berbagai instrumen akademik yang diperlukan.

Salah satu bukti kesiapan tersebut adalah penyelesaian Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang spesifik ditujukan bagi pendidikan dokter spesialis.

Kami telah menyampaikan kepada Pemda Sikka bahwa Undana berada dalam posisi siap untuk menyerahkan RPS program dokter spesialis. Ini adalah bentuk dukungan konkret kami terhadap pengembangan SDM di sektor kesehatan,” ujarnya dalam audiensi tersebut.

" Meski demikian, pihak universitas menegaskan bahwa kualitas tetap menjadi prioritas utama. Mengingat kuota pendidikan dokter spesialis secara nasional masih terbatas, proses seleksi akan tetap berjalan ketat di bawah pengawasan asosiasi dokter spesialis sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Riset Kolaboratif untuk Kebijakan Publik

Selain fokus pada sektor medis, audiensi ini juga melahirkan kesepakatan untuk melakukan riset bersama.

Kerja sama riset ini diproyeksikan menjadi kompas bagi Pemda Sikka dalam merumuskan kebijakan publik yang lebih akurat dan berbasis data (evidence-based policy).

Keterlibatan akademisi Undana diharapkan mampu memetakan potensi dan hambatan pembangunan di Sikka secara ilmiah, sehingga program-program pemerintah daerah nantinya dapat lebih menyentuh kebutuhan akar rumput secara efektif.

Solusi Jangka Panjang Krisis Kesehatan

" Urgensi dari kerja sama ini melampaui sekadar kesepakatan administratif.Di tengah tingginya angka rujukan pasien ke luar daerah akibat keterbatasan dokter ahli, kolaborasi ini merupakan langkah antisipatif untuk memutus rantai kelangkaan tenaga spesialis di wilayah Sikka.

Dengan memproduksi tenaga ahli dari putra daerah melalui sistem akademik Undana, kedaulatan pelayanan kesehatan di daerah diharapkan dapat terwujud dalam beberapa tahun ke depan.

Lebih jauh, sinergi ini menjadi pembuktian bahwa kampus tidak lagi menjadi “menara gading”, melainkan mitra strategis bagi pemerintah daerah.

Keberhasilan program ini nantinya tidak hanya berdampak pada meningkatnya angka harapan hidup masyarakat Sikka, tetapi juga menjadi barometer keberhasilan kolaborasi antara dunia pendidikan dan birokrasi dalam menyelesaikan masalah nyata di NTT. 


BACA JUGA :