Wali Kota Kupang Tekankan Percepatan sitem Kerja dan Penguatan SKP Dalam Apel Kekuatan


KOTA KUPANG, Proklamaorr.comm--Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan sistem kerja yang efektif, penguatan penggunaan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), serta peningkatan disiplin ASN dalam Apel Kekuatan Lingkup Pemerintah Kota Kupang yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang pada, Senin pagi (30/3/26).

" Apel tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., beserta para asisten Sekda, para staf ahli Wali Kota Kupang, para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang, Direktris RSUD S.K. Lerik, para Direktur Perumda Kota Kupang, serta para Aparatur Sipil Negara, baik pegawai negeri sipil maupun Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Dalam arahannya sebagai pembina apel, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN dan P3K atas capaian kinerja selama satu tahun satu bulan masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota sejak dilantik pada Februari 2025.

" Ia menilai capaian program sebesar 30–40 persen dalam periode tersebut sudah tergolong baik, namun perlu dipercepat untuk mencapai target pembangunan lima tahun.

Kalau dalam satu tahun kita bisa mencapai 30–40 persen, itu sudah sangat baik. Tapi saya ingin ini dipercepat,” tegasnya.

Ia menekankan perlunya perubahan pola pikir seluruh jajaran agar tidak lagi bekerja secara reaktif atau menyelesaikan masalah secara kasus per kasus, melainkan berfokus pada pembangunan sistem kerja yang mampu mencegah masalah sejak awal dan memastikan pelayanan berjalan secara otomatis dan konsisten.

“ Kita tidak bisa hanya menyelesaikan masalah satu per satu. Kita harus membangun sistem yang membuat pelayanan berjalan tanpa harus diingatkan,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan publik yang berkualitas ditentukan oleh sistem yang jelas, mulai dari standar operasional, alur pelayanan hingga kepastian waktu, sehingga masyarakat tidak perlu bergantung pada intervensi pimpinan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setiap ASN merupakan pemimpin di bidang tugasnya masing-masing dan dituntut untuk mampu membangun sistem kerja jangka panjang.

Kita harus berhenti menjadi penyelesai masalah harian dan mulai menjadi pembangun sistem. Kota ini tidak butuh kita sibuk, tapi butuh kita bekerja dengan benar,” tegasnya.

" Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) sebagai instrumen utama dalam mengukur kinerja ASN.

Ia meminta agar SKP tidak hanya menjadi formalitas administrasi, tetapi benar-benar digunakan sebagai panduan kerja dengan target yang jelas dan evaluasi yang terukur.

SKP itu alat ukur kinerja yang sudah disiapkan negara. Gunakan dengan sungguh-sungguh, bukan sekadar administrasi,” ujarnya.

Selain itu, ia kembali mengingatkan pentingnya disiplin ASN, termasuk pemanfaatan waktu kerja secara produktif. Ia secara tegas melarang ASN bermain media sosial saat jam kerja karena dinilai dapat menurunkan kualitas pelayanan dan citra birokrasi di mata masyarakat.

" Saya tidak mau ada ASN yang bermain media sosial saat jam kerja. Kita ini pelayan masyarakat, harus memberi contoh yang baik,” tegasnya.

Untuk memastikan hal tersebut, ia menyampaikan bahwa pengawasan akan terus diperkuat, termasuk melalui pemantauan aktivitas digital, dan pelanggaran disiplin akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

Wali Kota Kupang juga menyinggung komitmennya dalam memperhatikan kesejahteraan ASN, salah satunya melalui pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang dilakukan secara tepat waktu, meskipun di tengah kondisi efisiensi anggaran.

Saya sudah berupaya agar TPP dibayarkan tepat waktu sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada ASN. Tapi saya juga minta kinerja kita ditingkatkan. Harus seimbang antara hak yang diterima dan tanggung jawab yang dijalankan,” tegasnya.

" Ia mengajak seluruh jajaran untuk bekerja dengan kesungguhan dan komitmen bersama demi kemajuan Kota Kupang, serta manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

Saya tidak menuntut kesempurnaan, tetapi saya menuntut kesungguhan. Kalau kita sungguh-sungguh bekerja, hasilnya pasti baik,” ujarnya.

Mengakhiri arahannya, Wali Kota menegaskan pentingnya kesatuan visi, loyalitas terhadap tujuan bersama, serta semangat kebersamaan dalam membangun Kota Kupang. “Yang akan diuji oleh waktu bukan seberapa lama kita menjabat, tetapi seberapa bermakna kehadiran kita saat diberi amanah,” pungkasnya.


BACA JUGA :