Kepala Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Timur, Matamira B Kale, menyampaikan data terbaru mengenai statistik transportasi di wilayah NTT untuk bulan Januari 2026 dalam konferensi pers yang digelar di Aula BPS NTT pada, Senin siabg (2/3/26).
“Jumlah penerbangan angkutan udara pada Januari 2026 turun 13,46 persen jika dibandingkan dengan Desember 2025, namun mengalami kenaikan sebesar 25,00 persen jika dibandingkan dengan Januari 2025,” ujarnya.
Matamira, dalam pemaparannya bahwa, data ini menunjukkan adanya fluktuasi dalam sektor transportasi udara di awal tahun.
" Menurutnya data resmi BPS NTT, pada Januari 2026 tercatat sebanyak 3.125 penerbangan angkutan udara. “Jumlah tersebut terbagi menjadi 1.563 penerbangan berangkat dan 1.562 penerbangan datang,” ungkapnya.
Bandara Eltari Kupang menjadi bandara dengan andil penerbangan terbesar di NTT, dengan kontribusi mencapai 38,02 persen dari total penerbangan, dan diikuti oleh Bandara Komodo Labuhan Bajo, Manggarai Barat, dengan andil sebesar 23,55 persen. Hal ini mengindikasikan peran strategis kedua bandara tersebut dalam konektivitas udara di NTT.
Sementara itu, jumlah penumpang angkutan udara pada Januari 2026 tercatat sebanyak 197.339 orang. “Jumlah penumpang ini mengalami penurunan sebesar 20,22 persen jika dibandingkan dengan Desember 2025, namun mengalami kenaikan 3,53 persen jika dibandingkan dengan Januari 2025,” kata Matamira.
Di sektor pelayaran laut, BPS NTT mencatat adanya penurunan yang signifikan.,jumlah pelayaran angkutan laut pada Januari 2026 sebanyak 2.470 pelayaran, turun 52,22 persen jika dibandingkan dengan Desember 2025 dan turun 49,08 persen jika dibandingkan dengan Januari 2025,” pintanya.
" Dengan dari jumlah penumpang angkutan laut pada Januari 2026 tercatat sebanyak 303.807 orang,jumlah ini juga mengalami penurunan, yaitu sebesar 29,25 persen jika dibandingkan dengan jumlah penumpang angkutan laut Desember 2025 dan 54,87 persen jika dibandingkan dengan jumlah penumpang angkutan laut Januari 2025, penurunan ini mengindikasikan penurunan aktivitas pelayaran laut di awal tahun 2026," ucap Matamira.
Dengan jumlah penumpang angkutan laut terbagi menjadi dua kategori. “Penumpang turun tercatat sebanyak 142.970 orang, sedangkan penumpang naik sebanyak 160.837 orang," paparnya.
" Data ini memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi transportasi di NTT pada awal tahun 2026.
Matamira, meskipun sektor penerbangan menunjukkan tren yang bervariasi, sektor pelayaran laut mengalami penurunan yang cukup signifikan,.
Hasil rilis ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dan pihak terkait dalam merumuskan kebijakan transportasi yang lebih efektif dan efisien, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur," Kepala BPS NTT, Matamira Kale.
Di Bula Januari 2026 Transportasi Angkutan Udara dan Pelayaran Penumpang Menurun
KOTA KUPANG, Proklamator.com-- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur rilis data transportasi di Bulan Januari 2026, penerbangan dan pelayaran menurun dengan tren penumpang bervariasi.
