Wakil Gubernur NTT Dorong Hilirisasi Produk dan Pemberdayaan Ekonomi Desa Oenitas
KABUPATEN ROTE NDAO, Proklamator.com-- Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menghadiri kegiatan Pengembangan Ekonomi Masyarakat Desa yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT di Desa Oenitas, Kabupaten Rote Ndao pada, Jumat (27/3/26).Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
" Dalam laporannya, Kepala Dinas Nakertrans Provinsi NTT Yosef Rasi menjelaskan bahwa Desa Oenitas memiliki potensi unggulan pada komoditas bawang merah.
Oleh karena itu, pengembangan ekonomi masyarakat desa difokuskan pada pelatihan pengolahan bawang merah menjadi produk bawang goreng aneka rasa sebagai bentuk peningkatan nilai tambah.
Kegiatan ini tidak hanya pelatihan pengolahan, tetapi juga mencakup sosialisasi stunting, penyuluhan keamanan pangan, pelatihan digital marketing, serta pagelaran seni sebagai bagian dari penguatan kapasitas masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengusulkan pengembangan komoditas kelapa genjah pada kawasan transmigrasi di Rote Ndao yang dinilai memiliki potensi ekonomi jangka panjang.
Satu pohon kelapa genjah dapat menghasilkan hingga 100 buah dan produktif selama 24 hingga 30 tahun. Ini peluang besar jika dikelola dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan harus dilakukan melalui dua pendekatan, yakni dari atas melalui kebijakan pemerintah dan dari bawah melalui pemberdayaan masyarakat.
Kami hadir untuk memberikan motivasi, dukungan, dan bantuan agar masyarakat mampu mengembangkan potensi desa secara mandiri,” ujarnya.
Ia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan bantuan alat pengolahan komoditas bawang merah secara optimal guna menghasilkan produk yang higienis dan bernilai jual tinggi.
“ Bawang goreng khas Oenitas harus dikemas dengan baik dan dipasarkan lebih luas, tidak hanya di NTT tetapi juga ke luar daerah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi tantangan global yang dapat berdampak pada ketersediaan kebutuhan pokok serta menyoroti pentingnya penanganan stunting melalui pemenuhan gizi keluarga sejak dini.
“ Kita harus siap menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk dampak kondisi global terhadap ekonomi masyarakat. Selain itu, masyarakat perlu mengutamakan pemenuhan gizi, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak, agar generasi masa depan lebih sehat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTT juga menyerahkan bantuan berupa paket alat pengolahan bawang goreng kepada kelompok masyarakat penerima.
“ Manfaatkan bantuan ini dengan baik. Kami akan melakukan monitoring untuk memastikan program ini berjalan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dethan, dalam momentum tersebut menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi NTT terhadap pengembangan ekonomi masyarakat desa.
Kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan daerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan mendorong inovasi di desa,” ujarnya.
" Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama dalam mengatasi fluktuasi harga komoditas.
Kami berharap ada pendampingan berkelanjutan dari instansi terkait agar program ini tidak berhenti di sini,” katanya.
Turut menghadiri kegiatan ini, Kepala Biro Hukum Setda NTT, Odermask Sombu, unsur Forkopimda Kabupaten Rote Ndao, jajaran Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Kabupaten Rote Ndao, Pimpinan Cabang Bank NTT Rote, serta perangkat Desa Oenitas.
