Dukung Swasembada Berkelanjutan Bupati Kupang, Bersama Gubernur dan Wakil Gubenur NTT Serta Ketua DPRD Provinsi NTT Tanama Padi Perdana Percetakan Sawah Baru di Manusak


KABUPATEN KUPANG, Proklamator.com-- Bupati Kupang, Yosef Lede, bersama Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, serta Ketua DPRD  Provinsi NTT, Emi Nomleni, melakukan penanaman padi perdana pada percetakan sawah baru seluas 300an Hektar, di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangkaian Gerakan Tanam Padi Serentak se-Provinsi NTT Untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan.

" Melki Laka Lena dalam sambutannya mengatakan, gerakan menanam yang dilakukan serentak di seluruh NTT tersebut dilakukan untuk mendukng program pembangunan Asta Cipta dari Presiden Prabowo, dan Dasa Cita dari pemerintah Provinsi NTT, dan program swasembada lainnya dari seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang ada di NTT. 

" Dilanjutkan, citab- cita swasembada yang di gaungkan pemerintah, saat ini sudah mulai terealisasi seperti yang terjadi di Kabupaten Kupang yang telah mencapai swasembada padi pada Tahun 2025 yang lalu, dan menargetkan produksi gabah kering sebesar 100.000 Ton pada tahun 2026, yang adalah 1 per 10 bagian dari produksi gabah kering dari seluruh NTT.

Kita di NTT masih dilingkupi persoalan - persoalan utama seperti kemiskinan ekstrim, stunting, dan lain sebagainya. Namun dengan upaya peningkatan produksi pertanian di NTT, akan menjadi pengungkit peningkatan perekonomian dan menyelesaikan masalah - masalah lainnya" ujar Laka Lena.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena melanjutkan, dukungan semua pihak tentu sangat diperlukan agar upaya pencapaian swasembada melalui peningkatan produksi pertanian di NTT bisa berjalan lancar dan sukses. 

Gubernur NTT secara khusus juga memberi apresiasi pada Bupati Kupang dan pihak - pihak lainnya yang telah mendukung menyukseskan swasembada di NTT, dan mengajak seluruh elemen masyarakat NTT untuk juga mendukung upaya peningkatan produksi pertanian demi terciptanya swasembada.

Kabupaten Kupang telah bekerja keras dan mencapai swasembada bahkan menargetkan peningkatan produksi, ada pihak Undana disini yang telah bergerak bersama pemerintah, ada TNI dan Polri yang secara nasional juga telah membantu meningkatkan produksi pertanian, mari kita semua bekerja keras bergandengan tangan agar swasembada bisa tercipta. Semua desa di NTT harus mencapai swasembada pangan", jelas Melki Laka Lena.

Bupati Kupang, Yosef Lede mengatakan, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang merasa terhormat dan mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Provinsi NTT yang telah mempercayai Kabupaten Kupang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan straregis nasional tersebut. 

" Dilanjutkan, kehormatan yang diterima tersebut akan menjadi motivasi bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih kolaboratif dalam membangun sektor pertanian di Kabupaten Kupang.

Arah kebijakan pembangunan pertanian Kabupaten Kupang diselaraskan dengan kebijakan nasional serta program pembangunan pemerintah provinsi NTT, jadi kita suara pada satu tujuan besar yaitu mewujudkan daerah yang berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional yang adalah pondasi kedaulatan bangsa", ujar Yosef Lede.

Bupati Kupang, Yosef Lede menambahkan, Kabupaten Kupang sendiri memiliki potensi lahan pertanian yang sangat besar, namun karena dengan berbagai kekurangan yang ada, lahan - lahan pertanian tersebut belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. 

" Namun dilanjutkannya, dengan segala kekurangan tersebut pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang telah berhasil meningkatlan hasil produksi pertanian gabah kering, dari 21.000 Ton di Tahun 2024 menjadi 87.000 Ton di Tahun 2025 atau naik 4 kali lipat.

Kabupaten Kupang telah mencapai swasembada, dan di Tahun 2026 ini kita target 100.000 Ton lebih produksi gabah kering, sehingga kita tidak saja swasembada tetapi juga mendukung swasembada Kota Kupang dan Kabupaten TTS. 

Kita masih banyak kekurangan dan keterbatasan, dukungan dari pemerintah provinsi NTT dan pemerintah pusat tentu sangat kami harapkan", jelas Yosef Lede.

Turut hadir Forkopimda Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang, beerapa anggota DPRD Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang, Pj.Swasembada Pangan Provinsi NTT dan Kabupaten/Kota, Kepala BBRMP NTT, Kepala Perwakilan BI NTT, Rektor Undana Kupang, Kadis Pertanian Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang, beberapa pimpinan OPD lingkup pemerintah Provimsi NTT dan Kabupaten Kupang, Camat Kupang Timur, Kepala Desa Manusak, serta Bupati Rote Ndao dan Bupati Sabu Raijua yang mengikuti kegiatan secara daring.



BACA JUGA :