KOTA KUPANG, Proklamator.com - Anggota DPRD Kota Kupang, Vicky Dimoe Heo Dengan atasi banjir warga harus punya kesadaran,untuk buang sampah yang benar dan ditempat yang sudah disediahkan oleh Pemerintah.
Dengan hujan deras yang mengguyur Kota Kupang dan sekitarnya pada, Sabtu (10/1/26) mengakibatkan sejumlah rumah warga di RT 014/RW 005, Kelurahan Oesapa, yang tergenang air. Dalam Kondisi tersumbatnya drainase di jalan nasional maupun jalan lingkungan akibat tumpukan sampah dan lumpur yang mengakibatkan air meluap ke pemukiman warga.
" Dengan Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari legislator PDI Perjuangan Kota Kupang asal Dapil Kelapa Lima, Vicky Dimoe Heo. Anggota saya sebagai anggota Komisi III DPRD Kota Kupang ini mendesak agar pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera melakukan langkah konkret berupa pembersihan dan pengerukan rutin.
Vicky, dengan kondisi musim penghujan saat ini, Dinas PUPR dan BPBD harus secara rutin melakukan pembersihan saluran air dan pengerukan drainase yang tersumbat oleh sampah dan lumpur. Hal ini penting untuk memastikan aliran air lancar dan mencegah luapan ke rumah warga.
la memperingatkan bahwa pendangkalan drainase akibat pembiaran hanya akan merugikan masyarakat, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi," ujarnya.
Tapi ia juga menekankan bahwa penanganan banjir bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata namun Ia mengajak masyarakat untuk mempunyai kesadaran yang kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing," kata Vicky.
" Warga diminta untuk lebih disiplin dan tidak membuang sampah ke dalam drainase, yanga ada sebag bisa terjadi tersumbatnya dan bisa mengakibatkan banjir dijalan-jalan," ungkapnya.
Karena dengan perilaku membuang sampah sembarangan akan mempercepat pendangkalan saluran air yang pada akhirnya menyumbat aliran dari darinase tersebut saat musim hujan, untuk itu marilah kita punya kesadaran bersama-sama untuk membuang sampah," tutupnya
Dengan hujan deras yang mengguyur Kota Kupang dan sekitarnya pada, Sabtu (10/1/26) mengakibatkan sejumlah rumah warga di RT 014/RW 005, Kelurahan Oesapa, yang tergenang air. Dalam Kondisi tersumbatnya drainase di jalan nasional maupun jalan lingkungan akibat tumpukan sampah dan lumpur yang mengakibatkan air meluap ke pemukiman warga.
" Dengan Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari legislator PDI Perjuangan Kota Kupang asal Dapil Kelapa Lima, Vicky Dimoe Heo. Anggota saya sebagai anggota Komisi III DPRD Kota Kupang ini mendesak agar pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera melakukan langkah konkret berupa pembersihan dan pengerukan rutin.
Vicky, dengan kondisi musim penghujan saat ini, Dinas PUPR dan BPBD harus secara rutin melakukan pembersihan saluran air dan pengerukan drainase yang tersumbat oleh sampah dan lumpur. Hal ini penting untuk memastikan aliran air lancar dan mencegah luapan ke rumah warga.
la memperingatkan bahwa pendangkalan drainase akibat pembiaran hanya akan merugikan masyarakat, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi," ujarnya.
Tapi ia juga menekankan bahwa penanganan banjir bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata namun Ia mengajak masyarakat untuk mempunyai kesadaran yang kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing," kata Vicky.
" Warga diminta untuk lebih disiplin dan tidak membuang sampah ke dalam drainase, yanga ada sebag bisa terjadi tersumbatnya dan bisa mengakibatkan banjir dijalan-jalan," ungkapnya.
Karena dengan perilaku membuang sampah sembarangan akan mempercepat pendangkalan saluran air yang pada akhirnya menyumbat aliran dari darinase tersebut saat musim hujan, untuk itu marilah kita punya kesadaran bersama-sama untuk membuang sampah," tutupnya
