Lurah Nunleu Program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang di Kelurhan Nunleu Saya Lanjutkan


KOTA KUPANG, Proklamator.comLurah Nunleu Kecamatan kota Raja, Papi Alden Durkal, S.STP saat ditemui diruang kerja dikantor Lurah Nunleu pada, Kamis Siang (22/10/26) ia jelaskan bahwa, pada saya masuk dan jadi Lurah di Nenlue ini saya juga sampaikan kepada warga untuk program yang sudah dari Bapak Wali Kota Kupang saya tidak merubah dan saya lanjutkan terus program-prigram yang sudah di Kelurahan Nunleu.

Karena samua program yang sudah itu sangatlah baik, untuk menyangkut dabgan program-program yang digagas oleh pak Wali Kota juga Ibu Wakil Wali Kota Kupang itu baik, karena ada 10 program dari Pemerintah diantaranya itu bank sampah, kupang sehat itu menyangkut pada pencegahan stunting dan ini kita tidak bisa hilangkan kalau sudahbterjadi dan yang bisa kita lakukan itu adalah pencegahan.

Dan aplikasi nya dari program Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota Kupang, mengenai bank sampah dibulan september akhir kemarin itu kita sudah melakukan sosialisasi pembentukan bank di Kelurah Nunleu," unar Papi.

Dalam.sosialisasi itu sudah terbentuk pengurusan dan juga merupak.orang-orang yang bermain atai sudah lama di pilah pilih sampah dan berjualan, karena permasalahan bank sampah itu untamanya adalah orang yang mau kerja dan lahan yang mau dikerjakan, itu yang menjadi masalah utamanya," dan kita juga belum.launcing tapi pekerjaannya sudah kita mulai ungkap Papi.

" umtuk.pencegahan stunting itu kita disnikan ada kita juga da dapat bamtuan wilayah kerja dari Puskesmas Bakunase, di puskesmas itu ada program anti natager dan natager itu aplikasih nyatanya ada kelas ibu hamil, dilaksanakn 4 kali dalam setahun kepada ibu hamil memberikan pemahaman tentan nutrizi dan gizi yang mereka harus konsumsi.

Papi, atas dasar itu minggu terakhir pertama dibulan oktober kami melakukan musyawarah Kelurahan bersama dangn Kelurahan Fontein dan Pukesmas Bakunase.

" Dalam.musyawarah Kelurahan itu saya mencoba untuk berikan sedikit modifikasi dari kelas bumil yang ada terus itu juga merupan saran yang ada dari mama Kader dasa wisma yaitu kader aster yaitu, Ibu Oci Dara.

Lurah Nunleu menambahkan bahwa, program kelas bumil itu kolaborasi dengan pisikolog, karena orangtua yang melahirkan anak-anak yang hebat dan cerdas dan berkrakter itu bukan dari hanya nutrizi saja, tapi.pemahan bagaimana pola asuh.

" Bagaimana tahap dan tumbuh kembang anak itu kita bisa sesuaikan dengan tahapan misalnya pada anak umur 3 tahun atau 4 tahun hobinya itu menangis, ini merupakan dia punya tahapan tumbuh dan kembang," kata papi.

Melanjutakan dari apa yang kita sudah duduk bersama dan hicarakan bersama deng lan pihak puskesmas itu,minggu lalu itu kita mengadakan kelas prencing kelas bukan hanya pada bumil tapi juga bagi ibu yang menyusui sasarannya 20 tapi bumil.kami itu ada hanya 8 dan ibu menyusuinya itu ada 10 ibu menyusui," ucapnya.

Dari prenting kelas itu sesi pertama itu dari pisikolog itu memberikan sebuah pemahaman tentang bagaimana pola asuh  terhadap anak, orangtua berperan terhadap tumbuh dan kembang anak agar bisa mencapai pada pertumbuhan anak dan juga bimbingan orangtua sampai anak-anak bisa sekolah untuk meraih masa depan yang cerah," tutup Lurah Nunleu.






BACA JUGA :