Terima Bintang LVRI. Wagub Johni Asadoma Jabatan Boleh Berbeda Jiwa Pengabdian Tak Boleh Berubah


KOTA KUPANG, Proklamator.com-- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, menerima Penganugerahan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Mapolda NTT, Jumat pagi (18/9/26).

Bintang LVRI tersebut diberikan kepada Johni Asadoma bersama Kapolda NTT, Rudy Darmoko, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan dharma bakti kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketua Umum DPP LVRI, Jenderal TNI (Purn.) H. B. L. Mantiri, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus amanat moral agar penerimanya terus memberikan pengabdian terbaik, menjaga persatuan dan meneruskan nilai-nilai perjuangan.

Bagi Wagub Johni, penghargaan tersebut memiliki makna mendalam. Ia pernah mengemban tugas sebagai Kapolda NTT sebelum dipercaya menjadi Wakil Gubernur NTT.

“ Seragam dan jabatan boleh berbeda, tetapi jiwa pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara tidak boleh berubah,” tegas Johni.

Ia menilai Bintang LVRI bukan sekadar penghargaan pribadi, tetapi menjadi pengingat untuk terus menjalankan tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Wagub Johni juga menyampaikan penghormatan kepada para veteran yang disebutnya sebagai “guru sejarah kehidupan bangsa.

” Menurutnya, perjuangan para veteran harus diteruskan oleh generasi saat ini melalui kerja keras, kejujuran, persatuan, pelayanan dan keberanian membangun daerah.

“ Tugas generasi sekarang bukan hanya mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi melanjutkan semangat perjuangan itu dalam bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Johni turut menyampaikan duka atas bencana gempa bumi di pulau flores, serta gugurnya tiga putra-putri bangsa, Aprida Rapi, Alfonsius Albinus Meha, dan Willi Mbuik, saat menjalankan tugas membawa bantuan kepada masyarakat di Jayawijaya, Papua Pegunungan.

" Dua di antaranya merupakan putra-putri NTT, sementara jenazah Willi Mbuik telah dimakamkan di Rote, kampung halamannya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kedamaian dan kemanusiaan.

Menutup sambutannya, Wagub Johni menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan tanda berakhirnya perjuangan, tetapi justru menjadi pengingat untuk terus mengabdi.

Bintang yang diberikan hari ini jangan hanya menjadi tanda di dada, tetapi hendaknya menjadi cahaya yang menerangi langkah pengabdian kita,”tegasnya.

Sementara itu, Kapolda NTT Rudy Darmoko menyampaikan terima kasih kepada jajaran DPP LVRI atas penghargaan yang diberikan.

" Ia menyebut penghargaan tersebut menjadi semangat dan dorongan untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi NTT, Emi Nomleni, Waketum 1 DPP LVRI, Letjen TNI (Purn) Mazani Syukur beserta jajaran, Unsur Forkopimda Provinsi NTT.


BACA JUGA :