Pesan Wagub NTT, Johni Asadoma Kepada 65 Sarjana Alor: Jangan Takut Bermimpi dan Ciptakan Peluang Kerja


KABUPATEN ALOR, Proklamator.com-- Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, menghadiri Wisuda STKIP Muhammadiyah Kalabahi di Aula Hotel Symfoni, Kabupaten Alor, Senin (31/8/26).

Sebanyak 65 wisudawan dan wisudawati resmi menyelesaikan pendidikan mereka. Kehadiran Wagub menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi NTT terhadap dunia pendidikan dan generasi muda.

Meski baru menyelesaikan kunjungan kemanusiaan untuk meninjau kondisi masyarakat terdampak gempa di Flores dan dalam kondisi kurang fit, Wagub tetap hadir dalam acara tersebut.

“ Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Karena itu, mereka harus terus didukung dan diberi semangat agar mampu berkontribusi bagi daerah dan negara,” ujar Wagub.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua STKIP Muhammadiyah Kalabahi Muhammad Abdulah, S.Sos., M.Pd., Anggota Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Tobroni, M.Si., Perwakilan LLDIKTI Wilayah XV Solaiman Mario, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Kabupaten Alor Melky Belly, Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Vera Sirait Asadoma, BS, M.Sc,  Forkopimda Kab. Alor, Civitas akademika, serta orang tua dan keluarga wisudawan.

Lebih lanjut, Wagub menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan mengingatkan bahwa keberhasilan mereka tidak terlepas dari perjuangan orang tua.

“ Di balik keberhasilan hari ini, ada doa, kasih sayang dan kerja keras orang tua. Jangan pernah melupakan pengorbanan mereka,” pesannya.

Ia menegaskan, wisuda bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.

" Hari ini saudara menjadi kebanggaan keluarga. Besok, jadilah kebanggaan masyarakat,” tegasnya.

Wagub mendorong para lulusan untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga berani menciptakan lapangan kerja.

“ Jangan takut memulai dari sesuatu yang kecil. Jangan hanya menjadi pencari kerja, tetapi jadilah pencipta kerja,” ujarnya.

Para sarjana juga diminta terus meningkatkan kompetensi, terutama di bidang teknologi informasi, komunikasi, public speaking, Artificial Intelligence (AI), dan bahasa Inggris.

Gelar sarjana saja tidak cukup. Dunia terus berubah. Karena itu, teruslah belajar dan tingkatkan keterampilan,” katanya.

Wagub NTT mengajak para lulusan menjadikan Alor sebagai daerah yang terus dikembangkan. Menurutnya, Alor memiliki potensi besar di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan dan pariwisata.

Kalau saudara pergi untuk belajar, bekerja dan mencari pengalaman, itu baik. Tetapi suatu saat, bawalah pulang ilmu dan pengalaman itu untuk membangun tanah kelahiran,” kata Wagub.

Ia menegaskan, kemajuan Alor harus dibangun dengan kekuatan sumber daya manusia, tanpa meninggalkan kekayaan alam, budaya dan karakter masyarakatnya.

“ Saya ingin kita punya semangat: Alor Damai, Alor Sehat, Alor Baru. Dan ALOR kita maknai sebagai Alamnya Lestari, Orangnya Ramah. Ini harus menjadi identitas dan semangat kita bersama dalam membangun Alor,” ujar Wagub.

Menurutnya, alam yang lestari merupakan modal penting bagi masa depan Alor, sementara keramahan masyarakat menjadi kekuatan sosial yang harus terus dipelihara.

“ Alamnya harus kita jaga, orangnya harus tetap ramah. Kalau alamnya lestari dan orangnya ramah, maka Alor akan menjadi daerah yang nyaman untuk ditinggali, dikunjungi dan dikembangkan.

Karena itu, para sarjana hari ini harus menjadi bagian dari gerakan membangun Alor dengan ilmu, kreativitas dan pengabdian,” katanya.

Wagub NTT berharap para lulusan tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja, mengembangkan potensi daerah dan memberi manfaat bagi masyarakat.

STKIP Muhammadiyah Cetak SDM Unggul

Wagub NTT mengapresiasi STKIP Muhammadiyah Kalabahi yang terus berperan mencetak sumber daya manusia unggul bagi Alor dan NTT.

" Teruslah mengabdi dan menciptakan generasi unggul untuk membangun Alor, NTT dan Indonesia,” ujarnya.

Menurut Wagub, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga karakter, integritas dan keberanian untuk mengabdi kepada masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Wagub kembali berpesan agar para wisudawan berani bermimpi, bekerja keras dan tidak takut gagal.

Jangan takut bermimpi. Jangan takut memulai. Jangan takut gagal. Masa depan Alor dan NTT membutuhkan generasi muda yang berani berkarya. Jadilah bagian dari Alor Damai, Alor Sehat, Alor Baru. ALOR — Alamnya Lestari, Orangnya Ramah.” pungkasnya.


BACA JUGA :