Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma Kukuhkan 43 Anggota Paskibraka Tingkat Provinsi NTT Dalam Rangka HUT ke-81Kemerdekaan Republik Indonesia
KOTA KUPANG, Proklamator.com-- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma mengukuhkan 43 orang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi NTT dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.Upacara pengukuhan yang dilaksanakan di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT pada, Sabtu (15/8/26) tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTT, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT, para pembina dan pelatih Paskibraka, serta para anggota Paskibraka.
Acara diawali dengan persiapan pasukan dan memasuki tempat upacara, dilanjutkan dengan penghormatan pasukan kepada Pembina Upacara.
Selanjutnya, Pemimpin Upacara menyampaikan laporan kepada Wakil Gubernur NTT selaku Pembina Upacara bahwa upacara pengukuhan anggota Paskibraka Provinsi NTT siap dilaksanakan.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ dan ‘Mengheningkan Cipta’.
Selanjutnya pembacaan ikrar Putra Indonesia yang diikuti oleh seluruh anggota Paskibraka. Dalam prosesi tersebut, para anggota Paskibraka menyatakan kesiapan untuk mengemban tugas sebagai pasukan pengibar Bendera Merah Putih pada rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi NTT.
Setelah pembacaan ikrar, dilakukan prosesi inti berupa pengukuhan anggota Paskibraka Provinsi NTT Tahun 2026 oleh Wakil Gubernur NTT. Setelah itu penyematan lencana dan pemasangan Kendit kepada perwakilan Paskibraka oleh Pembina Upacara.
Mengawali sambutannya, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma terlebih dahulu mengajak seluruh anggota Paskibraka serta hadirin yang hadir untuk sejenak menundukkan kepala dan berdoa bagi masyarakat yang menjadi korban bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Pulau Flores, NTT.
Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian dan rasa duka atas musibah yang terjadi di tengah rangkaian persiapan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“ Sebelum saya menyampaikan sambutan, marilah kita sejenak menundukkan kepala untuk mendoakan saudara-saudara kita di Pulau Flores yang sedang mengalami musibah akibat gempa bumi.
Semoga mereka yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Musibah ini adalah musibah kita bersama sesama saudara.
Rasa sakit yang dialami saudara-saudari kita di Flores adalah luka kita bersama. Karena itu, dalam situasi seperti ini, sudah sepatutnya kita rapatkan barisan, mengulurkan tangan, memberikan bantuan, dan bersama-sama mendoakan keselamatan serta kekuatan bagi seluruh masyarakat yang terdampak,” ucap Wagub Johni Asadoma.
Selanjutnya Wakil Gubernur Johni Asadoma menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada para putra-putri terbaik NTT yang mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia berpesan agar para anggota Paskibraka senantiasa menjaga kedisiplinan, kekompakan, integritas, serta semangat nasionalisme dalam menjalankan tugas.
Menjadi Paskibraka adalah sebuah kebanggaan. Namun lebih dari itu, menjadi Paskibraka adalah tanggung jawab, keteladanan, kedisiplinan dan pengabdian. Kalian adalah putra-putri terbaik yang dipilih untuk membawa Merah Putih. Karena itu, mulai hari ini, saya ingin saudara-saudari menyadari bahwa setiap langkah, sikap, perkataan dan tindakan kalian akan menjadi cerminan generasi muda Nusa Tenggara Timur,” ujar Wakil Gubernur NTT.
Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani proses pembinaan dan pelatihan hendaknya tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari dan dalam membangun masa depan NTT.
“ Sang Merah Putih yang akan kalian kibarkan bukan sekadar selembar kain, Merah Putih adalah simbol perjuangan, pengorbanan dan persatuan bangsa Indonesia.
Di balik warna merah dan putih terdapat sejarah panjang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Karena itu, tugas kalian bukan hanya mengibarkan bendera secara sempurna, tugas kalian adalah menghidupkan nilai-nilai kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kemerdekaan harus kita isi dengan kerja keras, disiplin, integritas, persatuan, toleransi dan kepedulian terhadap sesama,” pesannya.
Wakil Gubernur NTT berharap seluruh anggota Paskibraka dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memberikan penampilan terbaik pada pelaksanaan upacara.
Laksanakan tugas dengan penuh semangat, percaya diri, dan penuh tanggung jawab. Jaga nama baik diri sendiri, jaga nama baik keluarga, jaga nama baik sekolah dan daerah, dan yang paling penting, jaga kehormatan Merah Putih.
" Tunjukkan bahwa generasi muda NTT mampu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” pesan Wagub Johni.
Mengakhiri sambutannya, tidak lupa Wagub Johni Asadoma juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para orang tua, pembina, pelatih, pendamping dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan Paskibraka Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026.
“ Karena dibalik keberhasilan setiap anggota Paskibraka, ada doa, dukungan, pengorbanan dan kasih sayang dari orang tua juga para pembina, pelatih, pendamping. Terima kasih telah mendidik dan membentuk anak-anak menjadi generasi yang disiplin, tangguh dan memiliki rasa cinta tanah air.” Pungkasnya.
Usai dikukuhkan secara resmi oleh Wakil Gubernur NTT sebagai anggota Paskibraka tingkat Provinsi NTT, para anggota Paskibraka menyatakan siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Salah seorang anggota Paskibraka, Putri Wulan, mengaku merasa bangga sekaligus terharu setelah mengikuti prosesi pengukuhan.
“ Ini kebanggaan bagi kami. Dan secara pribadi saya merasa sangat bersyukur bisa sampai di tahap ini. Pengukuhan ini menjadi motivasi bagi saya untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” ujar Putri.
Sementara itu Benediktus Ronaldo yang juga anggota paskibraka mengatakan, proses menjadi anggota Paskibraka bukanlah hal yang mudah.
Berbagai latihan dan pembinaan telah dijalani, mulai dari kedisiplinan, ketahanan fisik, wawasan nusantara, hingga kekompakan bersama anggota lainnya.
" Selama proses latihan banyak pengalaman dan tantangan yang kami hadapi. Tetapi dari situ kami belajar tentang disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan bagaimana memberikan yang terbaik untuk daerah dan bangsa. Dan kami siap melaksanakan tugas.
Kami juga mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar kami dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan lancar,” tuturnya.
" Dengan dikukuhkannya Paskibraka Tingkat Provinsi NTT tahun 2026, seluruh rangkaian persiapan menuju peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat Provinsi NTT memasuki tahap akhir.
Para anggota Paskibraka selanjutnya siap menjalankan tugas pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia serta upacara penurunan Sang Merah Putih pada 17 Agustus 2026 tingkat Provinsi NTT.
