Dongkrak Daya Saing Lulusan , FEB Undana Buka Pelatihan Pajak Brevet A dan B Terbuka Untuk Umum


KOTA KUPANG, Proklamator.com– Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi meluncurkan Program Pelatihan Perpajakan Brevet A dan B di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Undana, Kupang, Rabu (3/6/26).

Program sertifikasi profesional yang diinisiasi oleh Program Studi Akuntansi FEB Undana ini dirancang khusus untuk mempercepat penyerapan lulusan perguruan tinggi di sektor industri dan dunia kerja.

Peluncuran program strategis ini dibuka langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., serta dihadiri Dekan FEB Undana, Dr. Roland Fanggidae, S.Si., M.M. Agenda ini turut menyita perhatian publik dengan hadirnya pimpinan instansi sektor keuangan nasional dan daerah, seperti Kadin NTT, Bank Indonesia, OJK, BPK RI, KPP Pratama Kupang, hingga perwakilan lima perguruan tinggi swasta di Kota Kupang.

Jembatani Teori Akademik dan Praktik Dunia Industri

Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, menegaskan bahwa indikator utama menuju World Class University tidak hanya diukur dari reputasi di atas kertas, melainkan dari dampak nyata bagi penguatan sumber daya manusia (SDM).

Pelatihan ini menjadi krusial mengingat pesatnya digitalisasi sistem keuangan tidak akan bisa menggantikan kompetensi manusia dalam menganalisis regulasi.

Dengan populasi lebih dari 35 ribu mahasiswa di Undana, peningkatan literasi dan keahlian praktis perpajakan ini diproyeksikan membawa dampak luas.

Kami juga mengapresiasi FEB yang tengah menyiapkan rancangan pembukaan Program Studi Perpajakan demi menjawab kebutuhan pasar kerja,” urai Prof. Jefri.

Pada momentum yang sama, FEB Undana meresmikan kerja sama dengan APEC Academy untuk membangun pusat pembelajaran pajak terpadu.

" Dekan FEB Undana, Dr. Roland Fanggidae, mengumumkan bahwa akses kelas sertifikasi ini tidak bersifat
eksklusif untuk internal kampus semata.

Pendaftaran resmi kami buka mulai hari ini.Program Brevet A dan B ini terbuka untuk mahasiswa Undana, mahasiswa lintas kampus, hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan kualifikasi profesionalnya,” kata Roland.

Respons Positif dari Sektor Riil dan Otoritas Pajak

Langkah taktis Undana dalam menyediakan wadah pembelajaran aplikatif ini disambut positif oleh kalangan dunia usaha.

Ketua Umum Kadin NTT, Dr. (Cand.) Bobby Lianto, M.M., mengungkapkan bahwa kompetensi pajak saat ini menjadi komoditas langka yang sangat dicari oleh korporasi.

" Selama ini, dunia usaha sering kali harus mengeluarkan biaya investasi tambahan untuk menyekolahkan karyawan agar paham pajak setelah mereka direkrut. Jika mahasiswa sudah mengantongi sertifikat Brevet A dan B sejak di bangku kuliah, mereka memiliki nilai tawar yang sangat tinggi,” tegas Bobby.

" Senada dengan Kadin, Kepala KPP Pratama Kupang, Jehuda Bill Jonas, mengingatkan bahwa setiap aktivitas ekonomi melekat pada kewajiban perpajakan.

Pemahaman komprehensif mengenai Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), PPh, serta PPN merupakan investasi karier yang menjanjikan bagi masa depan generasi muda.

Urgensi dari peluncuran program ini adalah memangkas kesenjangan (gap) antara kurikulum teoretis universitas dengan kebutuhan teknis industri finansial saat ini. 

Lewat program sertifikasi berstandar nasional ini, Undana mengambil peran hulu sebagai produsen tenaga kerja siap pakai, sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah melalui penyediaan SDM yang melek regulasi dan akuntabel. 


BACA JUGA :