Bupati Kupang Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekretariat Tongkonan Kerukunan Keluarga Toraja


KABUPATEN KUPANG, Proklamator.com-- Bupati Kupang Yosef Lede, menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Sekretariat Tongkonan Kerukunan Keluarga Toraja, Selasa (16/6/26), di tanah sekretariat (Kaniti), Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Kupang menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama dalam pembangunan daerah. Ia menilai kehadiran masyarakat Toraja telah menjadi bagian penting dari kehidupan sosial di Kabupaten Kupang.

“ Kabupaten Kupang adalah rumah bersama dalam bingkai NKRI. Kita hidup dalam keberagaman, ada masyarakat Timor, Rote, Flores, Sabu, Jawa, Sumatra, Kalimantan, termasuk saudara-saudara kita dari Toraja. Semua adalah bagian dari keluarga besar Indonesia,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang menyambut baik pembangunan sekretariat Tongkonan sebagai bentuk nyata eksistensi dan kontribusi masyarakat Toraja di Kabupaten Kupang. Menurutnya, kerukunan keluarga Toraja telah berbaur dengan masyarakat lokal dan turut berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Kupang.

Ia berharap sekretariat Tongkonan nantinya tidak hanya menjadi tempat berkumpul warga Toraja, tetapi juga menjadi rumah berkat bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang suku.

“ Rumah ini jangan hanya menjadi tempat berkumpul orang Toraja semata, tetapi harus menjadi rumah berkat bagi semua.

Tempat yang menghadirkan persaudaraan, gotong royong, dan semangat membangun bersama,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Kupang, lanjut Bupati, berkomitmen mendukung pembangunan sekretariat tersebut sesuai kemampuan daerah sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan nilai persatuan dan pembauran sosial.

Sementara itu, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Toraja NTT, Daud Pulo Mangesa, menjelaskan bahwa pembangunan Tongkonan merupakan perwujudan cita-cita leluhur masyarakat Toraja yang telah hadir di tanah NTT sejak tahun 1939.

Menurutnya, orang Toraja yang merantau ke NTT telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat setempat melalui kehidupan sosial, pembauran budaya, hingga ikatan kekeluargaan melalui perkawinan antarsuku.

Kami memang keturunan Toraja, tetapi kami juga adalah orang NTT. Kami adalah bagian dari masyarakat Kupang, Flores, Sumba, dan seluruh wilayah NTT. Karena itu, Tongkonan ini menjadi simbol rumah kedua kami di tanah rantau,” ungkap Daud.

Ia menjelaskan, Tongkonan yang akan dibangun memiliki filosofi mendalam. Bentuk atap yang menjulang tinggi melambangkan doa dan pengharapan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat NTT, khususnya Kabupaten Kupang, terus meningkat.

" Tongkonan tersebut akan memiliki tiga fungsi utama, yakni sebagai rumah persatuan, rumah budaya, dan rumah berkat.

Sebagai rumah persatuan, Tongkonan akan menjadi wadah pemersatu sekitar 23 kelompok atau arisan keluarga Toraja dari berbagai kampung asal di Toraja. Sebagai rumah budaya, bangunan itu akan menjadi tempat pelestarian nilai-nilai luhur budaya Toraja.

Sedangkan sebagai rumah berkat, Tongkonan diharapkan memberi manfaat bagi warga Toraja maupun masyarakat luas.

Daud juga mengungkapkan bahwa pembangunan sekretariat Tongkonan membutuhkan anggaran sekitar Rp1,2 miliar. Meski nilainya cukup besar, ia optimistis semangat gotong royong seluruh warga Toraja akan mampu mewujudkan pembangunan tersebut.

“ Kami yakin, dengan kebersamaan dan tekad yang kuat, Tongkonan ini akan berdiri sebagai simbol identitas, persatuan, dan berkat bagi semua,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Kupang David Daud, Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Alfred Tasik Palullungan, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang Yupiter Selan, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan NTT Theodorus Widodo, Kepala Bagian Pemerintahan Kab.Kupang Jane Paoe, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kab.Kupang Benidiktus Selan, Camat Kupang Tengah Yunisthya Padja, Lurah Tarus Beby Lubalu, serta tokoh masyarakat dan warga Toraja di NTT.



BACA JUGA :