Hilirisasi Inovasi di " Negeri Seribu Bukit" Mahasiswa Undana Tuntaskan KKN di 12 Desa Sumna Timur
KOTA KUPANG, Proklamator.com– Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali mempertegas komitmennya dalam membangun daerah melalui penuntasan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode semester ganjil tahun ajaran 2025.
Sebanyak ratusan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu telah merampungkan masa pengabdian mereka di 12 desa yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Sumba Timur.
Kehadiran mahasiswa Undana di wilayah tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi potensi lokal sekaligus menghadirkan solusi inovatif atas berbagai tantangan pembangunan desa, mulai dari sektor ekonomi kreatif hingga penguatan literasi digital.
Transformasi Potensi Lokal Menjadi Nilai Ekonomi
Selama masa pengabdian, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengamat, tetapi bertransformasi menjadi agen perubahan yang menyentuh sektor-sektor krusial.
Di bidang ekonomi, fokus utama diarahkan pada pemberdayaan UMKM melalui pelatihan pengolahan pangan lokal dan pendampingan pemasaran digital (digital marketing) bagi para pengrajin tenun ikat Sumba yang ikonik.
Langkah ini diambil agar produk kearifan lokal Sumba Timur memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar global, sekaligus meningkatkan taraf hidup para pengrajin di tingkat akar rumput.
Inovasi Pertanian dan Penguatan Sosial
Di sektor pertanian, para mahasiswa aktif memberikan pembinaan teknis mengenai budidaya berkelanjutan, seperti pembuatan pupuk organik dan pestisida nabati guna mengurangi ketergantungan pada bahan kimia.
" Mahasiswa juga mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai lumbung pangan keluarga.
Selain aspek fisik dan ekonomi, program pengabdian ini juga menyasar isu kesehatan dan pendidikan. Serangkaian edukasi mengenai kesehatan mental, kesehatan reproduksi, hingga sosialisasi konsep “Gereja Ramah Anak” dilaksanakan untuk memperkuat struktur sosial masyarakat.
Di bidang pendidikan, program bimbingan belajar intensif bagi siswa sekolah dasar menjadi agenda rutin guna menekan angka ketertinggalan literasi di pedesaan.
Digitalisasi Desa dan Keberlanjutan Program
Inovasi digital turut menjadi poin utama melalui pengembangan dan pengelolaan situs web (website) desa. Inisiatif ini dirancang untuk memetakan potensi wisata lokal agar lebih mudah diakses oleh wisatawan, sekaligus sebagai sarana transparansi informasi publik di tingkat desa.
" Sinergi antara keilmuan akademis dan kebutuhan riil masyarakat ini membuktikan peran Undana sebagai “menara air” yang mendistribusikan solusi nyata bagi Nusa Tenggara Timur.
Keberhasilan program KKN di Sumba Timur ini diharapkan mampu menciptakan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
