Wali Kota Kupang Resmikan D'Alexa Managemen Mini Soccer Futsal dan Cafe, Dorong Ekonomi dan Pembinaan Generasi Muda


KOTA KUPANG, Proklamator.com-- Wali Kota Kupang, menghadiri sekaligus menandatangani prasasti peresmian D’Alexa Management Mini Soccer Futsal & Cafe yang berlokasi di Alak pada, Senin (27/4/26).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Kupang, Ahmad Thalib dan Yafet Yeferson Horo yang juga merupakan penasihat D'Alexa Management, Pastor Gereja St. Theresia Tenau, Romo Anri Dimu, Komandan Denpom IX/1 Kupang, Letkol CPM Diah Permana, Kanit Samapta Polsek Alak, IPDA Nanus M. Pello, Camat Alak, Yulianus Paly, SH, Plt. Lurah Alak, Yohanes Dami,  Direktur D'Alexa Trans Ekspedisi, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta warga sekitar yang antusias menyaksikan peresmian fasilitas olahraga dan usaha baru tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi kepada pengelola usaha yang dinilai telah berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Kota Kupang melalui pembukaan lapangan kerja baru.

“ Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya mengucapkan limpah terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pak David, Pak Yafet, beserta seluruh tim.

Kehadiran tempat usaha seperti ini membantu warga Kota Kupang, membuka lapangan pekerjaan baru, serta menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, kehadiran D’Alexa Management Mini Soccer Futsal & Cafe bukan sekadar peresmian tempat usaha, tetapi juga menjadi wadah sosial bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Tempat ini diharapkan menjadi ruang berkumpul, mempererat silaturahmi, sekaligus sarana menyalurkan energi positif dan bakat olahraga.

“ Di sini anak-anak muda bisa membangun karakter, belajar disiplin, sportifitas, dan menghargai sesama. Bahkan ke depan tempat ini bisa menjadi lokasi pembinaan atlet-atlet kita yang akan mengikuti berbagai kejuaraan,” tambahnya.

Wali Kota menegaskan kehadirannya dalam acara tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada para pelaku usaha yang telah ikut membantu masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja.

Saya minta kepada protokol, bagaimanapun caranya saya harus hadir di sini walau sebentar, karena ini bentuk apresiasi saya kepada teman-teman yang sudah membantu warga Kota Kupang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyinggung momentum Hari Ulang Tahun ke-140 Kota Kupang dan 30 tahun sebagai daerah otonom yang baru saja diperingati.

Ia menyebut perjalanan panjang Kota Kupang dibangun oleh banyak tangan, semangat, dan cinta dari seluruh masyarakat.

“ 140 tahun bukan waktu yang singkat. Banyak pengorbanan, kerja keras, air mata, pelayanan, dan kebersamaan yang membawa Kota Kupang sampai hari ini. Karena itu saya mengucapkan limpah terima kasih kepada seluruh warga Kota Kupang, khususnya masyarakat Kecamatan Alak,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan kebanggaan atas penghargaan nasional yang baru diterima Kota Kupang sebagai kota terbaik di Indonesia berdasarkan indikator tingkat pengangguran terbuka, angka kemiskinan, dan indeks pembangunan manusia.

“ Penghargaan ini bukan hebat saya atau Ibu Wakil Wali Kota, tetapi karena berkat Tuhan serta doa dan dukungan seluruh warga Kota Kupang,” katanya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa makna otonomi daerah bukan sekadar kewenangan pemerintahan, tetapi kemampuan menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

Membangun kota bukan hanya soal gedung tinggi, jalan besar, atau jembatan megah. Kota juga dibangun dari pendidikan yang baik, kesehatan masyarakat, olahraga, ruang publik, serta karakter warganya. Fisik dan jiwa sosial kota harus dibangun bersama,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat atas grand opening D’Alexa Management Mini Soccer Futsal & Cafe.

“ Semoga usaha ini terus berkembang, memberi manfaat, membuka peluang, dan menjadi berkat bagi banyak orang,” tutupnya.

Sementara itu, Penasihat D’Alexa Management, Yafet Yeferson Horo menyampaikan rasa syukur atas berdirinya fasilitas olahraga tersebut.

Ia menegaskan bahwa pembangunan lapangan ini bukan semata kebanggaan pribadi, melainkan bentuk motivasi bagi generasi muda Kota Kupang agar terus dibina sejak dini melalui kegiatan positif dan olahraga.

Menurutnya, gagasan pembangunan arena olahraga ini berawal dari pemikiran untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat.

" Ia meyakini Kota Kupang memiliki banyak talenta di bidang olahraga, khususnya sepak bola, yang dapat membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi apabila didukung dengan sarana latihan yang memadai.

Ia berharap Pemerintah Kota Kupang melalui Wali Kota dan instansi terkait terus mendukung promosi serta pemanfaatan fasilitas tersebut untuk berbagai kegiatan olahraga ke depan.

Selain mini soccer dan futsal, pihak pengelola juga menyiapkan rencana pengembangan kawasan dengan lapangan tenis, fasilitas pendukung lainnya, ruang hiburan, serta sentra UMKM guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Alak dan sekitarnya.


BACA JUGA :