KOTA KUPANG, proklamator.com-- Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena mengikuti secara daring dari ruang kerja Gubernur, kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malaka Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Malaka pada, Kamis pagi (9/4/26).
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk memastikan proses perencanaan pembangunan berjalan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. Forum ini menjadi ruang penting untuk menyelaraskan prioritas pembangunan antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat.
Gubernur NTT juga menekankan bahwa tema pembangunan Provinsi NTT tahun 2027, yaitu “Peningkatan Layanan Dasar dan Sumber Daya Manusia Berkualitas,” harus menjadi pijakan utama dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Gubernur NTT mengingatkan bahwa berbagai tantangan pembangunan masih perlu mendapat perhatian serius, antara lain tingkat kemiskinan, stunting, angka putus sekolah, serta persoalan sosial lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi lintas sektor yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Selain itu, Gubernur NTT menyoroti pentingnya ketepatan sasaran program bantuan sosial, penguatan layanan kesehatan melalui Posyandu, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTT juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang inklusif melalui kebijakan MUSIK KEREN (Perencanaan Inklusif Kelompok Rentan), yang memastikan kelompok rentan turut menjadi bagian dalam proses pembangunan.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur NTT mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan perencanaan yang baik dan kolaborasi yang kuat, kita mampu menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan membawa masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur,” tegas Gubernur NTT.
