Dengan Adnya Tim Akselerasi Ini di Bentuk : Pemprov NTT Pacu Dalam PAD dan Penanggulangan Pada Kemiskinan


KOTA KUPANG, Proklamator.com-- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tancap gas mempercepat pembangunan dengan membentuk Tim Akselerasi yang melibatkan sekitar 50 orang lintas perangkat daerah.

Tim ini difokuskan untuk mengoptimalkan program prioritas, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan.

Hal ini disampaikan Oleh Plt Kepala Biro APIM, Lery Rubidara pada, Selasa siang (28/4/26) dalam Jumoa Pers dikantor Gubernur NTT,  ia menegaskan bahwa, pembentukan tim tersebut merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan daerah periode 2025–2030.

" Dengan adanya Tim akselerasi ini dibentuk untuk memastikan program-program prioritas bisa berjalan lebih cepat, terukur, dan memberikan hasil yang nyata,” katanya.

Tim ini dibagi ke dalam lima kelompok kerja sesuai fokus sektor. Kelompok pertama menangani ekonomi, pangan, industri, energi, dan logistik. Kelompok kedua fokus pada UMKM, pariwisata, dan generasi milenial.

Nanti Kelompok ketiga mengurus infrastruktur, listrik, serta energi baru terbarukan. Kelompok keempat menangani sektor pendidikan dan kesehatan. Sementara kelompok kelima fokus pada transformasi digital dan integrasi program pembangunan," ujarnya.

Sementara itu Kepala BKD, Kanis Mau, menambahkan bahwa dengan saat ini pihaknya tengah menyiapkan dasar hukum untuk memperkuat kerja tim tersebut.

Kanis,  memastikan proses penyusunan regulasi sudah berjalan dan melibatkan seluruh perangkat daerah agar pelaksanaan program dapat terintegrasi dengan baik.

Sementara itu, Yosep menekankan pentingnya penyajian data yang valid sebagai dasar perencanaan program, khususnya dalam penanggulangan kemiskinan.

" Ia menyebut kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah pusat hingga kabupaten/kota dan pihak swasta, menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Penanggulangan kemiskinan membutuhkan keterpaduan program dan keterlibatan semua pihak, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Di tambahkan oleh Pak Beni Meno selaku Kepala Biro Keuangan menjelaskan bahwa tim akselerasi juga diberi mandat khusus untuk meningkatkan PAD.

" Beni, menyebut ada empat komponen utama PAD yang menjadi fokus, yakni pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah, serta lain-lain pendapatan yang sah.

Menurut" Beni bahwa, pajak kendaraan bermotor masih menjadi penyumbang terbesar PAD, sehingga optimalisasi sektor ini terus didorong, termasuk melalui penertiban kendaraan dinas dan peningkatan kepatuhan wajib pajak.

Untuk itu juga Kami pun juga mendorong optimalisasi aset daerah serta menggali potensi retribusi baru untuk meningkatkan PAD,” pintanya..

Selain itu, pemerintah juga menggandeng aparat penegak hukum untuk memastikan pengelolaan aset dan pendapatan daerah berjalan maksimal dan transparan.

Lanjut Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Prisilia, menyampaikan bahwa pemerintah telah memperkuat strategi komunikasi melalui berbagai kanal digital, seperti YouTube, Instagram, dan Facebook.

Dan nanti langkah-langkah ini yang diharapkan mampu meningkatkan transparansi informasi serta keterlibatan masyarakat dalam pembangunan," paparnya.

Karena dengan adanya pembentukan Tim Akselerasi ini, Pemprov NTT optimistis berbagai program prioritas dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," jelas Prisilia .


BACA JUGA :