Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, bertempat di Grha Cendana, Jalan Adisucipto, Penfui, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Undangan resmi bernomor 2600/Un15.1/TU/2026 yang ditandatangani Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng, menyebutkan bahwa peluncuran ini menjadi bagian dari langkah strategis percepatan peningkatan layanan pendidikan dokter spesialis dan subspesialis di kawasan Bali dan Nusa Tenggara.
Dalam susunan acara yang diterima Telegrafnesia.com, Kamis malam (12/2/26), peluncuran PPDS dijadwalkan akan dilakukan langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt.
Kehadiran gubernur sekaligus menjadi momentum simbolis dimulainya penguatan layanan pendidikan kedokteran spesialis di wilayah tersebut.
Acara akan diawali dengan registrasi peserta dan persembahan lagu dari mahasiswa FKKH Undana pada pukul 08.00–08.30 WITA, dilanjutkan pembukaan oleh MC, doa pembuka, serta menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Undana.
Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, dijadwalkan memberikan sambutan pada pukul 08.40–08.50 WITA. Selanjutnya, Gubernur NTT akan menyampaikan sambutan sekaligus melakukan launching PPDS pada pukul 08.50–09.00 WITA.
Prosesi peresmian simbolis akan berlangsung pukul 09.00–09.15 WITA melalui penekanan tombol digital oleh Gubernur NTT.
Prosesi ini akan didampingi perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, perwakilan Kementerian Kesehatan RI, serta para rektor dari sejumlah perguruan tinggi mitra, yakni Rektor Undana, Rektor Universitas Udayana (UNUD), Rektor Universitas Mataram (UNRAM), Rektor Universitas Airlangga (UNAIR), Rektor Universitas Brawijaya (UB), dan Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS).
Selain penekanan tombol digital, rangkaian launching juga akan diisi dengan penayangan video profil Undana, UNUD, dan UNRAM, serta sesi foto bersama Gubernur NTT.
Kegiatan peluncuran ini juga akan dimeriahkan dengan hiburan dari mahasiswa FKKH Undana berupa penampilan seni tari daerah NTT dan paduan suara lagu daerah NTT pada pukul 09.15–09.30 WITA.
Acara kemudian ditutup dengan doa penutup pada pukul 09.30–09.35 WITA dan dilanjutkan penutupan resmi oleh MC serta ramah tamah hingga pukul 10.35 WITA.
Pihak panitia mengimbau para undangan untuk hadir 30 menit sebelum acara dimulai. Konfirmasi kehadiran dapat dilakukan melalui kontak yang telah disediakan panitia.
Peluncuran Prodi PPDS dan Subspesialis FKKH Wilbali-Nusra ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam pemerataan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di kawasan Indonesia Timur, sekaligus memperkuat posisi Undana sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi dalam mendukung program strategis nasional di bidang kesehatan.
Sub Koordinator Humas Universitas Nusa Cendana, Ollien Manggol, S.KM., MPA., CRA, menegaskan bahwa seluruh persiapan teknis dan koordinasi lintas sektor telah dirampungkan.
Malam ini, seluruh persiapan di lokasi acara telah mencapai 100 persen. Kami siap menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Kementerian Diktisaintek RI beserta jajaran pimpinan daerah mulai dari tingkat Provinsi hingga seluruh Kabupaten/Kota se-NTT, serta Kepala Dinas Kesehatan masing-masing. Sebagai tuan rumah, Undana berkomitmen memberikan pelayanan dan koordinasi terbaik demi kelancaran agenda besar ini,” ujar Ollien, Kamis (12/2/2026) malam, saat dihubungi Telegrafnesia.com.
Ia menjelaskan, peluncuran ini menjadi tonggak sejarah penting bagi pengembangan pendidikan kedokteran di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurutnya, kehadiran program dokter spesialis dan subspesialis di kawasan Bali–Nusra, khususnya di Undana, Universitas Udayana (UNUD), dan Universitas Mataram (UNRAM), diharapkan mampu menjawab persoalan klasik kekurangan tenaga medis spesialis di wilayah Indonesia Timur.
Ollien menekankan bahwa momentum ini tidak boleh berhenti pada seremoni semata, melainkan harus menjadi langkah konkret dalam transformasi layanan kesehatan.
Harapan kami, momentum besok bukan sekadar peluncuran seremonial, tetapi menjadi langkah konkret dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kami mengundang rekan-rekan media untuk hadir dan bersama-sama mengawal proses transformasi kesehatan ini demi pelayanan publik yang lebih baik,” pungkasnya.
