Turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang, Shirley Manutede, Asisten Direktur Senior Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi NTT, Bambang Purwogandi D. A. L, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Kupang, Muhammad MS., perwakilan Forkopimda Provinsi NTT dan Kota Kupang, pimpinan perbankan, perwakilan instansi vertikal,serta Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Kupang.
Wakil Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan Kick Off SERAMBI 2026 ini menandai dimulainya rangkaian Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri di Kota Kupang, sekaligus menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, momentum SERAMBI sangat strategis dalam memastikan kelancaran sistem pembayaran serta ketersediaan uang rupiah yang layak edar selama Ramadan hingga Idulfitri.
" Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin mendorong penggunaan rupiah secara bijak dan bertanggung jawab, sekaligus memastikan masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan SERAMBI 2026 sejalan dengan visi pembangunan Kota Kupang, yakni “Kota Kasih sebagai Rumah Bersama yang Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Berkelanjutan.
Nilai Kota Kasih tercermin dalam semangat pelayanan kepada masyarakat, kolaborasi lintas sektor, serta komitmen menciptakan aktivitas ekonomi yang tertib, aman, dan inklusif bagi seluruh warga.
Serena juga menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi kemandirian daerah. “Stabilitas sistem pembayaran dan literasi keuangan masyarakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan kota yang maju dan mandiri.
" Kami berharap masyarakat semakin mencintai rupiah dan memahami pentingnya bertransaksi secara aman,” jelasnya.
Selain aspek ekonomi, ia menilai SERAMBI 2026 memiliki dimensi sosial yang kuat. Menurutnya rangkaian kegiatan SERAMBI juga menumbuhkan kepedulian, kebersamaan, serta menciptakan suasana Ramadan dan Idulfitri yang aman, nyaman, dan penuh toleransi di Kota Kupang.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, perbankan, panitia penyelenggara, dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini.
Sinergi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting bagi keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan SERAMBI hingga puncak perayaan Idulfitri,” tutupnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, menjelaskan bahwa SERAMBI 2026 merupakan tahun pelaksanaan kelima yang digelar secara nasional dan serentak di seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia.
" SERAMBI 2026 berlangsung mulai 13 Februari hingga 15 Maret 2026 sebagai wujud komitmen Bank Indonesia menjaga ketersediaan uang Rupiah layak edar dalam denominasi yang sesuai dan tepat waktu,” ujarnya. Tahun ini, SERAMBI mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah.”
Ia menyampaikan bahwa BI NTT menyiapkan uang layak edar sebesar Rp1,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode SERAMBI 2026. “Pemenuhan kebutuhan tersebut kami lakukan melalui berbagai layanan penukaran, mulai dari layanan kas ritel di rumah ibadah, kas terpadu bersama perbankan, layanan kas perbankan, layanan mitra kerja, hingga layanan tematik di kawasan pesisir dan pusat aktivitas masyarakat, jelasnya, seraya menekankan pentingnya pemerataan akses layanan penukaran.
" Selain layanan penukaran, Adidoyo menambahkan bahwa SERAMBI NTT 2026 juga menjadi wadah kick-off Road to Fesyar 2026 serta beragam inisiatif edukasi, sosial, dan digitalisasi pembayaran.
Kami mendorong Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah melalui edukasi, kegiatan sosial, penguatan QRIS, hingga donor darah sebagai bentuk kepedulian,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PINTAR dalam reservasi penukaran uang serta senantiasa bertransaksi secara bijak dan merawat rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
