KOTA KUPANG, Proklamator.com-- Dengan adanya pagu anggran dari Wali Kota Kupang, sebeesar 500 juta kita lebih fokus pada sumur peresapan, deker dan tembok penahan kali liliba.
Sebagai Lurah kita apresiasi dengan sistim musrembang tahun ini sekarang dimana tiap Kelurahan sudah di pagu anggaran lma ratus juta, dan uang ini sudah ada tinggal dari usulan dari warga tinggal kita pila dan mana yang betul-betul memenuhi kebutuhan, tapi mana betul-betul dibutuh" kata Lurah Liliba Kecamatan Oebobo Kota Kupang,Viktor A. Makoni, S.Sos saat diwawancari di ruang kerjanya, Kamis pagi (5/2/26).
Viktor, sehingga lima ratus juta itu untuk Kelurahan Liliba itu kita fokus di sumur peresapan, deker dan tembok penahan kali liliba.Karena bulan januari 2026 kemarin itu hujan besar dan liliba air tergenang dan juga kebanjiran kita fokusnya disitu dan nanti yang lain baru kita akan usulkan lagi.
" Dalam musrembang baru-baru Rt dan Rw hadir dalam kegiatan musrembang tingkat kelurahan, kita dilkelurahan liliba Rt ada 52 dan Rw itu ada 16 karena liliba ini adalah salah satu kelurahan terbesar di tambah dengan Pos yandu ada 12 Pos yandu, ada lima dasa wisma juga ditambah Karangtaruna.
Tambah Lurah Lilliba, Viktor bahwa dalam usulan dari Rt dan Rw pada musrembang kalau kita lihat dari 52 Rt kita akumulasi itu, bisa memakan biaya sekitar berapa miliar dan tapi Pemerintah tidak bisa langsung menjawab semuanya, yang pasti dijawab itu lima ratus juta," ujar Viktor.
" Nanti kalau tidak.akomodir di 2027 itu masih ada di 2028 atau 2029 semuanya secara betrahap dan tidak bisa kita langsung akomodir semuanya, karena usulan itu pasti diterima tapi harus bertahap dulu," jelasnya.
Sebagai Lurah kita apresiasi dengan sistim musrembang tahun ini sekarang dimana tiap Kelurahan sudah di pagu anggaran lma ratus juta, dan uang ini sudah ada tinggal dari usulan dari warga tinggal kita pila dan mana yang betul-betul memenuhi kebutuhan, tapi mana betul-betul dibutuh" kata Lurah Liliba Kecamatan Oebobo Kota Kupang,Viktor A. Makoni, S.Sos saat diwawancari di ruang kerjanya, Kamis pagi (5/2/26).
Viktor, sehingga lima ratus juta itu untuk Kelurahan Liliba itu kita fokus di sumur peresapan, deker dan tembok penahan kali liliba.Karena bulan januari 2026 kemarin itu hujan besar dan liliba air tergenang dan juga kebanjiran kita fokusnya disitu dan nanti yang lain baru kita akan usulkan lagi.
" Dalam musrembang baru-baru Rt dan Rw hadir dalam kegiatan musrembang tingkat kelurahan, kita dilkelurahan liliba Rt ada 52 dan Rw itu ada 16 karena liliba ini adalah salah satu kelurahan terbesar di tambah dengan Pos yandu ada 12 Pos yandu, ada lima dasa wisma juga ditambah Karangtaruna.
Tambah Lurah Lilliba, Viktor bahwa dalam usulan dari Rt dan Rw pada musrembang kalau kita lihat dari 52 Rt kita akumulasi itu, bisa memakan biaya sekitar berapa miliar dan tapi Pemerintah tidak bisa langsung menjawab semuanya, yang pasti dijawab itu lima ratus juta," ujar Viktor.
" Nanti kalau tidak.akomodir di 2027 itu masih ada di 2028 atau 2029 semuanya secara betrahap dan tidak bisa kita langsung akomodir semuanya, karena usulan itu pasti diterima tapi harus bertahap dulu," jelasnya.
