KOTA KUPANG, Proklamator.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan pentingnya penguatan iman yang diwujudkan dalam etos kerja, integritas, serta kualitas pelayanan publik aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kupang.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Ibadah Penyegaran Iman Pemerintah Kota Kupang, yang digelar di Lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (9/1/26).
Ibadah penyegaran iman tersebut dipimpin oleh Pdt. Yusuf Panggo, S.Th. Turut hadir para Kepala Perangkat Daerah lingkup Kota Kupang, Direktur Perumda Pasar, serta para ASN lingkup Pemerintah Kota Kupang.
" Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh ASN untuk memulai tahun kerja 2026 dengan penuh syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Menurutnya, ibadah penyegaran iman menjadi ruang refleksi di tengah kesibukan dan tanggung jawab pekerjaan, sekaligus momentum untuk memperbarui kekuatan rohani dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Serena C. Francis juga menyampaikan ucapan Selamat Natal 25 Desember 2025 dan Selamat Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh ASN yang merayakan, seraya berharap damai dan kasih Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah pelayanan aparatur Pemerintah Kota Kupang.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa keberagaman iman bukanlah penghalang dalam bekerja, melainkan kekuatan untuk saling menghormati dan melayani bersama.
Keberagaman tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun Kota Kupang sebagai rumah bersama yang rukun, damai, dan inklusif.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pendeta yang memimpin ibadah serta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, mulai dari MC, pemain musik, singer, hingga tim perlengkapan.
""Serena C. Francis, turut mengapresiasi dedikasi dan kerja keras seluruh ASN sepanjang tahun 2025. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil survei, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik Pemerintah Kota Kupang telah mencapai 80 persen. Capaian tersebut, menurutnya, patut disyukuri namun tidak boleh membuat aparatur berpuas diri.
Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kinerja yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Wakil Wali Kota menegaskan bahwa tantangan pelayanan ke depan semakin kompleks seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat.
Oleh karena itu, ibadah penyegaran iman tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi titik tolak untuk memperkuat komitmen pelayanan.
Ia menekankan bahwa iman harus tercermin secara nyata dalam pekerjaan sehari-hari, antara lain melalui disiplin, tanggung jawab, kejujuran, serta karakter rendah hati dalam melayani masyarakat. ASN dan PTT, lanjutnya, dituntut tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir melalui kinerja, etos kerja, dan sikap pelayanan yang tulus.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan seluruh ASN untuk bekerja secara serius dan profesional setelah kembali ke unit kerja masing-masing, dengan menyelesaikan tugas tepat waktu, mematuhi aturan, serta memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan beretika.
" Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang membutuhkan aparatur yang profesional, berintegritas, serta kuat secara mental dan spiritual. ASN yang memiliki dasar iman yang kuat akan lebih tahan menghadapi tekanan, lebih bijak dalam mengambil keputusan, dan lebih konsisten dalam melayani masyarakat.
Di akhir sambutannya, Serena C. Francis juga mengimbau seluruh ASN untuk menjaga kesehatan, terutama di musim penghujan, agar tetap prima dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
Program penyegaran iman tersebut dilaksanakan bagi seluruh ASN lintas agama, antara lain, Kristen Protestan, Katolik, Islam, maupun Hindu, sesuai dengan keyakinan masing-masing, sebagai wujud nyata penghormatan terhadap keberagaman iman serta implementasi moderasi beragama di lingkungan Pemerintah Kota Kupang.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Ibadah Penyegaran Iman Pemerintah Kota Kupang, yang digelar di Lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (9/1/26).
Ibadah penyegaran iman tersebut dipimpin oleh Pdt. Yusuf Panggo, S.Th. Turut hadir para Kepala Perangkat Daerah lingkup Kota Kupang, Direktur Perumda Pasar, serta para ASN lingkup Pemerintah Kota Kupang.
" Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh ASN untuk memulai tahun kerja 2026 dengan penuh syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Menurutnya, ibadah penyegaran iman menjadi ruang refleksi di tengah kesibukan dan tanggung jawab pekerjaan, sekaligus momentum untuk memperbarui kekuatan rohani dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Serena C. Francis juga menyampaikan ucapan Selamat Natal 25 Desember 2025 dan Selamat Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh ASN yang merayakan, seraya berharap damai dan kasih Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah pelayanan aparatur Pemerintah Kota Kupang.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa keberagaman iman bukanlah penghalang dalam bekerja, melainkan kekuatan untuk saling menghormati dan melayani bersama.
Keberagaman tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun Kota Kupang sebagai rumah bersama yang rukun, damai, dan inklusif.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pendeta yang memimpin ibadah serta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, mulai dari MC, pemain musik, singer, hingga tim perlengkapan.
""Serena C. Francis, turut mengapresiasi dedikasi dan kerja keras seluruh ASN sepanjang tahun 2025. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil survei, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik Pemerintah Kota Kupang telah mencapai 80 persen. Capaian tersebut, menurutnya, patut disyukuri namun tidak boleh membuat aparatur berpuas diri.
Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kinerja yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Wakil Wali Kota menegaskan bahwa tantangan pelayanan ke depan semakin kompleks seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat.
Oleh karena itu, ibadah penyegaran iman tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi titik tolak untuk memperkuat komitmen pelayanan.
Ia menekankan bahwa iman harus tercermin secara nyata dalam pekerjaan sehari-hari, antara lain melalui disiplin, tanggung jawab, kejujuran, serta karakter rendah hati dalam melayani masyarakat. ASN dan PTT, lanjutnya, dituntut tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir melalui kinerja, etos kerja, dan sikap pelayanan yang tulus.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan seluruh ASN untuk bekerja secara serius dan profesional setelah kembali ke unit kerja masing-masing, dengan menyelesaikan tugas tepat waktu, mematuhi aturan, serta memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan beretika.
" Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang membutuhkan aparatur yang profesional, berintegritas, serta kuat secara mental dan spiritual. ASN yang memiliki dasar iman yang kuat akan lebih tahan menghadapi tekanan, lebih bijak dalam mengambil keputusan, dan lebih konsisten dalam melayani masyarakat.
Di akhir sambutannya, Serena C. Francis juga mengimbau seluruh ASN untuk menjaga kesehatan, terutama di musim penghujan, agar tetap prima dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
Program penyegaran iman tersebut dilaksanakan bagi seluruh ASN lintas agama, antara lain, Kristen Protestan, Katolik, Islam, maupun Hindu, sesuai dengan keyakinan masing-masing, sebagai wujud nyata penghormatan terhadap keberagaman iman serta implementasi moderasi beragama di lingkungan Pemerintah Kota Kupang.
