KOTA KUPANG, Proklamator.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk mendukung pelaksanaan penelitian dan pendidikan lapangan Praja Utama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), selama kegiatan tersebut dilaksanakan secara profesional, beretika, dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota saat menerima audiensi Praja Utama Angkatan 33 IPDN di Ruang Rapat Garuda Balai Kota, Jumat (9/1/26).
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota meminta para praja memanfaatkan waktu penelitian secara optimal dengan membangun komunikasi yang baik bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kupang.
Ia juga menegaskan keterbukaan pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan data dan koordinasi selama masa penelitian berlangsung.
Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, jaga etika, jaga nama baik institusi dan daerah, serta hasilkan penelitian yang berkualitas dan aplikatif bagi pembangunan Kota Kupang,” pesan Wakil Wali Kota.
Wakil Wali Kota juga memberikan perhatian khusus pada beberapa judul penelitian yang berkaitan dengan ekonomi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, yang dinilainya sejalan dengan kebutuhan dan arah pembangunan daerah.
Ia mempersilakan para praja untuk berkoordinasi secara langsung apabila diperlukan, sepanjang tetap mengikuti mekanisme dan tata kelola pemerintahan yang berlaku.
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang, Achrudin R. Abubakar, S.Sos., M.Si.; Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang, Pah Bessie Semuel Messakh, S.STP., M.Si.; Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Kupang, Hengky Cornelis Malelak, S.STP., M.M.; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP., M.M.; para Kepala Perangkat Daerah; serta Purna Praja STPDN/IPDN.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan para Praja Utama, Risyad Saif Gibran melaporkan jumlah Praja Utama asal Kota Kupang yang melaksanakan sebanyak 19 orang, dengan 18 orang sedang menjalani masa penugasan dan pendidikan lapangan selama Januari 2025, sementara satu orang masih menyelesaikan administrasi di Kampus IPDN Jatinangor.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari siklus akademik IPDN, di mana setiap Praja Utama wajib kembali ke daerah asal untuk melaksanakan penelitian dan magang kerja sebagai bekal adaptasi dengan dunia kerja pemerintahan, sekaligus menyusun laporan akhir atau skripsi yang akan diuji sebelum wisuda.
Atas nama para praja, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang, khususnya Wakil Wali Kota, atas penerimaan dan dukungan yang diberikan.
Perwakilan Praja Utama Angkatan 33 IPDN asal Kota Kupang tersebut juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Kupang dan berharap hasil penelitian yang dilakukan dapat memberikan rekomendasi konstruktif bagi pembangunan daerah ke depan.
" Salah satu Praja Utama, Putri Meychin dalam kesempatan tersebut meminta motivasi dari Wakil Wali Kota, khususnya terhadap perempuan dan generasi muda agar lebih percaya diri dalam mengambil peran kepemimpinan di masa depan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa kesempatan kepemimpinan antara laki-laki dan perempuan saat ini terbuka secara setara. Menurutnya, kunci utama terletak pada pola pikir, keberanian mencoba, serta kesiapan untuk belajar dan bangkit dari kegagalan.
" Ia mendorong para praja, khususnya perempuan, untuk tidak membatasi diri dan terus mengembangkan potensi.
Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama antara Wakil Wali Kota Kupang, para pimpinan OPD, dan Praja Utama Angkatan 33 IPDN.
