Pos Pelayanan Betania Oenunu Resmi Beribadah Perdana, Pdt. Mery Kolimon Sampaikan Pesan Perdamaian

 


KOTA KUPANG, Proklamator.com - Pos Pelayanan (Pospel) Betania Oenunu, bagian dari Jemaat GMIT Alfa Omega Labat, resmi memulai ibadah perdananya pada Minggu (30/11/25). 

Peresmian ditandai dengan pelepasan dua ekor burung merpati sebagai simbol damai dan harapan baru bagi jemaat yang telah menantikan kehadiran tempat ibadah tersebut selama puluhan tahun.

Dalam khotbahnya, Pdt. Dr. Mery Kolimon menegaskan bahwa Betania bertumbuh dari keyakinan bahwa setiap jiwa layak disapa dan setiap pergumulan layak didengar. 

Ia mengingatkan jemaat untuk selalu menjaga hati dan hidup dalam hubungan erat dengan Tuhan.

“Berhati-hatilah, karena semua akan terjadi dengan apa yang ada di sekitar kita. Bila hati kita terhubung dengan Tuhan, kita diberi hikmat untuk membedakan mana godaan dan mana berkat,” ujar Pdt. Mery.

Menurutnya, kehadiran Pospel Betania Oenunu merupakan wujud pelayanan gereja bagi warga Oenunu dan semua jemaat yang datang beribadah di tempat tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua GMIT Klasis Kota Kupang, Pdt. Jesmarlianus Djo Naga, menyampaikan apresiasi atas refleksi mendalam dari khotbah Pdt. Mery. 

Ia menegaskan bahwa lahirnya Pos Pelayanan Betania merupakan buah kerjasama jemaat Alfa Omega yang terus bertumbuh.

“Jemaat Alfa Omega sangat kuat secara spiritual, dan dari kekuatan itu lahirlah jemaat Betania. Kami percaya jemaat ini akan hidup dalam pelayanan bagi Tuhan,” katanya.

Turut hadir Lurah Batuplat Kecamatan Alak, Yerri Octavianus, mewakili Pemerintah Kota Kupang. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas peristiwa bersejarah ini. 

Menurut data yang dibacakan, wilayah pelayanan Betania Oenunu mencakup 99 KK atau 408 jiwa.

Yerri juga mengingat kembali sejarah panjang tanah tempat berdirinya pos pelayanan tersebut. 

Sebidang tanah itu diserahkan keluarga besar Foes sekitar tahun 1982, menjadikannya pergumulan panjang selama 43 tahun hingga kini terwujud menjadi tempat ibadah.

“Hari ini kita patut bersyukur. Tempat ini bukan sekadar gedung, tetapi rumah kasih, tempat bertumbuh persekutuan, dan tempat kita melanjutkan karya Kristus,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota Kupang tidak sempat hadir akibat agenda sidang paripurna DPRD yang berlangsung pada hari yang sama.

Sebagai pemerintah di tingkat kelurahan, Yerri memastikan pihaknya siap mendukung pertumbuhan Betania Oenunu.

“Walaupun baru 99 KK, kami percaya jemaat ini akan menjadi kuat dan tangguh. Pemerintah Kota Kupang dan Kelurahan Batuplat menyampaikan selamat atas ibadah perdana Pos Pelayanan Betania Oenunu,” tutupnya.

Ibadah perdana ini menjadi tonggak sejarah bagi jemaat Oenunu dan membuka babak baru pelayanan gereja di wilayah tersebut.

(Andy)



BACA JUGA :