KURS RUPIAH 4 SEPTEMBER: Tembus Rp14.200/US$

Jakarta, proklamator.com – Mata uang kita terdepresiasi kembali, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari Jum’at ditutup mendatar di tengah menguatnya yen terhadap USD.

gedesuryagiri.com
gedesuryagiri.com

Berdasarkan data Bloomberg nilai tukar rupiah pada level Rp14.172/USD. Posisi tersebut mendatar dengan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp14.170/USD.

Sedangkan berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.175/USD, dengan kisaran harian Rp14.309-Rp14.133/USD. Posisi ini menguat 41 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.216/USD.

Lalu, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.178/USD, melemah 18 poin dari posisi sebelumnya di level Rp14.160/USD.

Dolar Australia jatuh 0,5% menjadi 69,82 sen AS pada pukul 10.22 pagi waktu London, setelah merosot ke 69,59 sen, terlemah sejak April 2009. Ini turun 2,7% sepanjang pekan ini. Yen naik 0,9% menjadi 119,05/USD, naik 2,2% sejak awal pekan ini. Itu akan menjadi pendakian paling tajam sejak 12 Desember 2015.

Sementara dolar Australia merosot ke level terendah enam tahun dan yen menuju kenaikan mingguan terbesar tahun ini karena investor memilih aman menjelang laporan pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang dapat mendorong Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga kali pertama kalinya sejak 2006.

“Ada kegelisahan di pasar tentang pertumbuhan di Asia dan implikasi dari perubahan kebijakan Fed berasal dari laporan tenaga kerja sebagai membuka jalan untuk mendaki,” kata ahli strategi di Westpac Banking Corp Sean Callow, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (4/9/2015). (HW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *