17 Super Tiket Bulutangkis Seleksi 1000 Peserta Audisi

Kudus, proklamator.com – Audisi Djarum di kota Kudus yang bertempat di GOR Djarum Jati, Kamis (3/9) sore selesai dilaksanakan. Ada perbedaan dalam pemberian super tiket di kota Kudus ini. Kali ini tim pencari bakat berjumlah 14 orang, memberikan hingga 17 super tiket. Memang berbeda jika dibandingkan dengan delapan kota sebelumnya yang hanya memberikan 3 super tiket saja.

Peserta di kota Kudus mencapai hampir 1000 orang. Antusias masyarakat terhadap olahraga bulutangkis masih tinggi diminati. Johan Wahyudi salah satu legenda bulutangkis era 70-an mengatakan antusias peserta di kota Kudus sangat besar. Mereka datang dari seluruh penjuru tanah air.

“Selain itu juga, kami pun ingin menghargai pendapat para legenda-legenda ini, semua usulannya kami lebih terima. Karena ini berdasarkan pantauan mereka selama tiga hari audisi yang dinilai cukup pantas,” tutur Fung.

Fung Permadi selaku Pelatih Kepala PB Djarum mengatakan, “banyaknya peserta yang hampir mencapai 1000 orang berbeda dibanding dengan kota-kota sebelumnya hanya 3 atau 4 super tiket dengan jumlah 300 orang peserta.”

Dalam menjadi seorang atlet bulutangkis itu harus memenuhi beberapa kriteria dan memiliki kemampuan super special, seperti postur tubuh, cara memegang raket, memukul, pergerakan kaki, tidak putus asa, perjuangan di lapangan dan yang paling penting lagi adalah mental.

Johan juga mengakui dari tiga kota yang diikutinya, dirinya belum melihat satu peserta pun yang memiliki kemampuan super special. Tapi yang istimewa hanya beberapa saja. “Kan percuma saja, kalau atlet memiliki postur tubuh ideal, pukulan mematikan tapi kalau di lapangan mentalnya turun pastinya dia ada rada takut dan bermainnya pun tidak maksimal,” tuturnya lagi.

Christian Hadinata, salah satu legenda bulutangkis PB Djarum pun menambahkan, berdasarkan dari pengamatan para legenda yang dinilai secara langsung dan memantau dari hari pertama hingga hari terakhir ini. Layaknya pantas jika para pencari bakat memberikan 17 super tiket.

“Berbeda dengan audisi di kota Purwokerto. Mereka yang datang sudah merata, sudah melalui pembinaan dan datang dari klub-klub kecil. Sehingga sudah siap ikut audisi. Jadi para juri pun benar-benar lebih teliti lagi memilih peserta yang berpotensi,” sahutnya lagi.

Johan juga mengakui dari tiga kota yang diikutinya, dirinya belum melihat satu peserta pun yang memiliki kemampuan super special. Tapi yang istimewa hanya beberapa saja. “Kan percuma saja, kalau atlet memiliki postur tubuh ideal, pukulan mematikan tapi kalau di lapangan mentalnya turun pastinya dia ada rada takut dan bermainnya pun tidak maksimal,” tuturnya lagi. (mbeng)

fotokita.net
fotokita.net

Super Tiket Pencari Bakat :
Kategori U-13 Putra :
– (0714) Emanuel Joseph Surya Hartono asal Pekalongan
– (0660) Hanggita Fadma Putra Pratama asal Surakarta
– (0482) Jaden Abdullah Usman Putra Ayus asal Surabaya
– (0650) Davin Rutama asal Ngawi
– (0226) Ryoga Dwdikiwardana Salim Putra asal Mataram
– (0077) Muhammad Rayhan Nur Fadillah asal Tanah Bumbu
– (0837) Diva Ramadan asal Kuningan
– (0276) Ananda Hilqom Ya Subul Umam asal Kendal
– (0134) Ryan Adi Wicaksono asal Kudus
Kategori U-13 Putri :
– (0310) Sheila Maharani Putri asal Jakarta
Kategori U-15 Putra :
– (0613) Nindra Muttaqin asal Bantul
– (0847) Vanest Valeentino asal Pontianak
– (0336) Arya Julius Fernanda asal Pati
– (0217) Made Nanda Paramartha Putra Nodikta asal Badung
– (0788) Jeka Gian Nur Saputra asal Karanganyar
Kategori U-15 Putri :
– (0704) Tara Josephine asal Pekalongan
– (0213) Haura Farhanna Rifka asal Pekanbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *